ADVERTISEMENT

Pertemuan EWG G20 Hari Kedua Bahas Isu Pasar Kerja Inklusif

Jihaan Khoirunnissa - detikNews
Kamis, 10 Mar 2022 14:11 WIB
Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi
Foto: Kemnaker
Jakarta -

Pertemuan pertama Kelompok Kerja Bidang Ketenagakerjaan G20 (The 1st Employment Working Group/EWG) masih berlangsung. Di hari kedua, Indonesia turut melibatkan Engagement Group untuk membahas isu prioritas seputar pasar kerja inklusif dan penyandang disabilitas.

"Hari ini kita juga akan melakukan serangkaian diskusi. Kalau kemarin dari anggota G20, jadi kalau hari ini kita bahas dengan engagement group, yakni kelompok-kelompok yang memiliki tautan, ikatan erat dengan employment, seperti Business 20, Community 20, Civil 20, Youth 20, dan Woman Labour 20," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi dalam keterangan tertulis, Kamis (10/9/2022).

Di samping itu, pertemuan yang dilaksanakan pada Rabu (9/3) kemarin juga ditampilkan paparan dari negara luar anggota G20. Yakni Kamboja (yang akan menjadi Ketua Menteri Ketenagakerjaan ASEAN periode selanjutnya), Spanyol, dan Singapura.

Menurut Anwar, negara-negara tersebut memaparkan kebijakan pemerintah dalam hal isu-isu G20 ketenagakerjaan, yang nantinya menjadi masukan dalam pertemuan tingkat menteri G20 September 2022 mendatang.

"Kita juga ingin mendengar bagaimana policy mereka terkait disabilitas, bagaimana keberpihakannya kepada kelompok disabilitas mendapatkan akses pekerjaan pekerjaan untuk kehidupan yang layak," katanya.

Anwar berharap, pelaksanaan EWG dapat menghasilkan output kesepakatan bersama dalam menciptakan pasar kerja yang inklusif.

"Kita ingin ada semacam kerja sama, ada langkah di mana kita saling belajar, bagaimana setiap negara mendorong keterlibatan, mendorong akses pasar kerja kepada penyandang disabilitas untuk bisa mendapatkan pekerjaan yang layak," tandasnya.

(ega/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT