15 Anggota Gangster di Depok Ditangkap Sepekan Terakhir, 20 Senjata Disita

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 09 Mar 2022 21:54 WIB
Gangster meresahkan di Depok ditangkap polisi
Gangster meresahkan di Depok ditangkap polisi. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Penindakan kepada pelaku kejahatan jalanan tengah digencarkan di wilayah Polda Metro Jaya. Di Depok tercatat ada 15 anggota gangster yang ditangkap sepekan terakhir.

Ketua Tim Patroli Perintis Polres Metro Depok Iptu Winam Agus mengatakan belasan pelaku itu mayoritas masih berusia di bawah umur. Mereka diamankan di sejumlah titik di Depok.

"Yang diamankan Reskrim itu kasus yang viral di Cagar Alam sekitar 8 orang. Di Sawangan kemarin tiga orang tim kami yang tangkap. Semalam tiga orang, terus tiga hari yang lalu satu orang juga di Depok diamankan. 15 orang dengan sajamnya itu sekitar 20-an sajam," kata Winam saat dihubungi, Rabu (9/3/2022).

Ke-15 orang yang diamankan tersebut diketahui merupakan anggota gangster. Mereka ditangkap atas keterlibatan aksi tawuran hingga kepemilikan senjata tajam.

"Jadi memang ini kelompok atau bahasanya gangster. Dia itu biasa melakukan begal kalau dia konvoi tidak temukan lawannya dan itu banyak kita temukan tapi sementara kita amankan kepemilikan sajam sama tawuran," tutur Winam.

Ke-20 senjata tajam pun turut disita petugas. Senjata tajam itu mulai dari celurit hingga gergaji berukuran besar.

Winam mengatakan pihaknya pun telah memetakan titik yang dianggap rawan terjadi aksi kejahatan jalanan di Depok. Titik itu mulai dari Pancoran Mas hingga daerah Citayem.

"Pertama itu wilayah Pancoran Mas lingkupnya Cipayung, Cagar Alam. Kelompok-kelompok yang suka tawuran, Citayem juga. Tapi itu sudah kita eliminir," katanya.

Lebih lanjut Winam mengatakan Kapolres Metro Depok Kombes Imran Edwin Siregar telah meminta seluruh jajarannya memperketat patroli di masyarakat. Selain itu, kerja sama dengan warga bakal diperkuat untuk menekan aksi kriminal jalanan.

"Jadi maraknya aksi tawuran Bapak Kapolres Metro Depok langsung memerintahkan kami dari 3P melakukan patroli tiap malam itu didukung Opsnal Reserse dan Intel dan sama patroli Sabhara. Kami juga punya mata-mata di masyarakat. Jaringan itu kami hidupkan sehingga laporan masyarakat bisa kita respons dengan cepat," pungkas Winam.

(ygs/mei)