ADVERTISEMENT

Gerindra Ngaku Minta Anies Tak Banding Kali Mampang: Yang Dicari Apa Sih?

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 09 Mar 2022 19:24 WIB
Anies Baswedan mengunggah foto pengerukan Kali Mampang, Jaksel sudah rampung 100 persen. Anies sebelumnya dihukum PTUN Jakarta untuk mengeruk Kali Mampang.
Anies Baswedan mengunggah foto pengerukan Kali Mampang usai dihukum PTUN Jakarta untuk mengeruk Kali Mampang. (dok. IG Anies Baswedan)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajukan banding ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta atas hukuman mengeruk Kali Mampang. Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, Syarif, mengaku pernah menyarankan Anies untuk tidak mengajukan banding.

"Saya sudah bilang ke gubernur jangan banding. Karena kalau banding itu menjadi tidak pasti. Ya kan? Menjadi tidak pasti, ini sebetulnya yang mau dicari penuntasan pekerjaan atau mencari yang salah atau yang benar?" kata Syarif di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (9/3/2022).

Syarif menilai semestinya Pemprov DKI Jakarta tinggal menerima putusan majelis hakim. Lagi pula, Syarif meyakini Pemprov DKI menjalani pengerukan di berbagai kali, termasuk Kali Mampang.

Wakil Ketua DPD Gerindra DKI ini pun menganggap upaya banding ini hanya persoalan gengsi karena hanya mencari pihak yang benar dan salah.

"Artinya kalau dikerjakan selesai, nggak perlu nunggu gugatan dong. Maksud saya, ini yang dicari apa sih? Sudahlah kerjakan saja. Pemprov juga share bahwa ada pengerjaan di Mampang dan sebagainya yang jejak digitalnya nggak bisa dihapus, udah. Terus apa lagi yang dicari?" tegasnya.

"Akhirnya apa? Yang dicari bener dan salah. Di atas benar dan salah itu ada namanya gengsi. Gue kalah nih," sambung Syarif.

Di sisi lain, Sekretaris Komisi D DPRD DKI itu meyakini keputusan pengajuan banding ini bukan keputusan Anies seorang. Anies, kata dia, pasti mendengar pendapat jajaran Pemprov, khususnya Biro Hukum DKI Jakarta.

"Saya menduga ini bukan keputusan Pak Gub, tapi Pemprov. Kadang harus dilihat detail, rinci, cermat, mana itu putusan gubernur, mana itu putusan Pemprov," imbuhnya.

Anies Banding soal Hukuman Keruk Kali Mampang

Sebelumnya diberitakan, Anies mengajukan banding ke PTUN Jakarta terkait hukuman mengeruk Kali Mampang, Jakarta Selatan (Jaksel). Apa alasan Anies mengajukan banding?

"Banding kami ajukan karena dalam beberapa hal terdapat pertimbangan majelis hakim PTUN yang menurut kami kurang cermat sehingga perlu direvisi dalam proses banding," kata Kepala Biro Hukum DKI Jakarta Yayan Yuhana saat dimintai konfirmasi, Rabu (9/3).

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Simak juga Video: Usai Kalah di PTUN, Anies 'Pamer' Pengerukan Kali Mampang 100% Selesai

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT