Trenggono Raih Penghargaan Pembina Pelayanan Publik dari KemenPAN-RB

Muhamad Yoga Prastyo - detikNews
Rabu, 09 Mar 2022 18:14 WIB
Trenggono
Foto: KKP
Jakarta -

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mendapat penghargaan sebagai Pembina Pelayanan Publik Kategori Pelayanan Prima Tahun 2021 oleh Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN- RB). Penghargaan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo dalam acara penghargaan yang diselenggarakan secara luring dan daring, Selasa (8/3).

Penghargaan ini sekaligus menambah deretan prestasi yang diterima Trenggono selama memimpin Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejak tahun 2021. Tak hanya itu, kementerian yang ia pimpin melalui Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) juga berhasil mendapatkan predikat A atau Pelayanan Prima di lingkup kementerian/lembaga, dan pemerintah daerah.

Trenggono pun lantas mengucapkan terima kasih atas semangat yang terus digelorakan seluruh pegawai KKP dalam melayani kebutuhan masyarakat di sektor kelautan dan perikanan sehingga KKP berhasil mendapatkan penghargaan tersebut.

"Inovasi pelayanan publik harus terus dilakukan, seiring dengan semangat akselerasi program prioritas KKP, penghargaan ini kembali menjadi bukti nyata kerja KKP yang berkomitmen penuh memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (9/3/2022).

Kepala BKIPM Mataram Suprayogi yang juga hadir langsung di Intercontinental Jakarta Pondok Indah Hotel Jakarta Selatan menerima penghargaan tersebut mengaku sangat bersyukur. Sebabnya, ia melihat kinerja KKP melalui aplikasi pelayanan publik BKIPM Mataram khususnya penggunaan aplikasi SiChupang terus mendapatkan apresiasi.

"Kita memperoleh penghargaan dengan predikat A atau Pelayanan Prima antarkementerian tahun 2021, ini sangat membanggakan dan harus terus dipertahankan," tuturnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pelayanan Publik KemenPAN-RB Diah Natalisa menyampaikan penghargaan tersebut bertujuan untuk mempublikasikan secara luas prestasi yang sudah dicapai oleh unit penyelenggara pelayanan publik di kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

"Diharapkan hal ini akan memicu persaingan positif dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat atas penyelenggaraan pelayanan publik," kata Diah.

Ia pun mengungkapkan, selama tahun 2021, pihaknya telah melaksanakan pemantauan dan evaluasi terhadap 548 instansi pemerintah daerah baik kabupaten/kota maupun provinsi, serta 84 kementerian/lembaga.

"Dari 85 kementerian/lembaga yang telah dievaluasi, terdapat 17 kementerian/lembaga yang mendapatkan predikat A (Pelayanan Prima), 30 K/L mendapat predikat A-, 25 K/L mendapat predikat B, 10 K/L predikat B-, dan 2 K/L dengan predikat C," paparnya.

Berdasarkan Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 17 Tahun 2017, penilaian difokuskan pada 6 aspek. Adapun aspek tersebut di antaranya kebijakan pelayanan, profesionalisme SDM, sarana dan prasarana, sistem informasi pelayanan publik, konsultasi dan pengaduan, serta inovasi pelayanan publik.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi yang turut hadir secara daring dalam acara tersebut pun ikut menyampaikan sambutannya. Jokowi mengatakan bahwa diperlukan ikhtiar yang berkelanjutan dan mewujudkan pelayanan publik yang prima.

"Pelayanan publik adalah wajah konkret kehadiran negara dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, negara disebutkan hadir jika mampu menyelenggarakan pelayanan publik yang prima, yang cepat, profesional dan berkeadilan, mewujudkannya perlu ikhtiar yang berkelanjutan, transformasi sistem, tata kelola, perubahan mindset, budaya kerja birokrasi, dari budaya senang dilayani, menjadi budaya melayani," tutur Jokowi.

(fhs/ega)