Politikus PAN: Bambang Susantono Sesuai Kriteria Kepala Otorita IKN

ADVERTISEMENT

Politikus PAN: Bambang Susantono Sesuai Kriteria Kepala Otorita IKN

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Rabu, 09 Mar 2022 17:09 WIB
Pernyataan Ketua Bidang Politik dan Keamanan DPP PDIP, Puan Maharani, yang berharap Sumbar menjadi pendukung negara Pancasila jadi kontroversi.
Guspardi Gaus (Rahel Narda/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah nama yang disebut-sebut berpeluang menjadi Kepala Otorita IKN kian menguat, termasuk nama mantan Wamenhub Bambang Susantono. Anggota Komisi II DPR Fraksi PAN Guspardi Gaus menyoroti Bambang Susantono sebagai sosok yang santer disebut sebagai calon kuat Kepala Otorita IKN.

"Ini hak prerogatif Presiden tapi tentu siapa saja berhak menyampaikan kriteria. Kalau memang Pak Bambang adalah sosok dengan kriteria yang saya sampaikan, tentu kita apresiasi. Dan Pak Bambang harus menyiapkan diri untuk mengemban tugas dan tanggung jawab beliau untuk jadi Kepala Otorita yang tugasnya amat berat," kata Guspardi Gaus kepada wartawan, Rabu (9/3/2022).

Dia menilai sosok yang ditunjuk sebagai kepala otorita nantinya harus siap dengan berbagai kemungkinan, terlebih menjelang tahun politik 2024. Menurutnya, seorang Kepala Otorita IKN harus profesional, independen, berkapasitas, dan berintegritas.

"Jadi jabatan ini harus selektif betul diberikan bagi siapapun termasuk Pak Bambang. Dia harus siap dari segala kemungkinan apalagi dalam kondisi menghadapi Pemilu 2024 dan anggaran yang cukup besar tentu sangat besar tekanan pada beliau. Jadi siapa pun yang ditunjuk oleh Jokowi orangnya harus profesional, independen, punya kapasitas kapabilitas dan berintegritas," ujar anggota Pansus RUU IKN itu.

Guspardi menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah lama mengantongi nama calon Kepala Otorita IKN. Dia meminta Jokowi segera mengumumkan Kepala Otorita IKN ke publik.

"Saya tahu dari berbagai sumber, Presiden sudah ada nama di saku beliau dan akan dilakukan pelantikan. Memang masyarakat bertanya-tanya mengapa terjadi penundaan pengumuman dan pelantikan oleh Pak Jokowi," kata dia.

"Supaya jangan menimbulkan dinamika, spekulasi, dan menenangkan suasana, eloknya Presiden segera umumkan ke publik, siapa yang akan ditunjuk sebagai Kepala Otorita itu," imbuhnya.

Soal kriteria, Guspardi berharap Kepala Otorita berasal dari kalangan profesional dan tak terafiliasi dengan parpol. Dia menilai tugas kepala otorita cukup berat dan menjadi sorotan masyarakat.

"Karena ini dilematis, beliau diberikan tanggung jawab yang anggarannya dahsyat. Tahap pertama aja Rp 466 triliun, jangka panjang lebih Rp 1.000 triliun. Apalagi sorotan masyarakat soal IKN kan juga debatable," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi dikabarkan sudah mengantongi nama Kepala Otorita IKN Nusantara. Kepala Otorita IKN Nusantara itu disebut bakal dilantik pada Kamis (10/3/2022).

Informasi mengenai pelantikan Kepala Otorita IKN Nusantara ini sempat disampaikan Tenaga Ahli Utama KSP Wandy Tuturoong. Wandy memberi sinyal pelantikan Kepala Otorita IKN bakal digelar pekan ini.

"Lagi menunggu juga. Mudah-mudahan minggu ini. Tapi saya belum bisa memastikan," kata Wandy, Minggu (6/3).

Saat ditanya soal sosok Kepala Otorita IKN, Wandy menyebut Presiden Jokowi sepertinya sudah mengantongi namanya. Namun Wandy belum bisa memberikan keterangan lebih jauh mengenai hal itu.

(fca/gbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT