ADVERTISEMENT

Saat Juliari Menderita Dihina dan Kerja Baik Edhy Bikin Vonis Disunat

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 09 Mar 2022 16:32 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy  dan Prabowo Mensos Juliari Peter Batubara
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy dan Prabowo Mensos Juliari Peter Batubara (dok. detikcom)

Vonis Bui Edhy Prabowo Jadi 5 Tahun

Sementara itu, Edhy Prabowo diketahui terbukti menerima suap senilai USD 77 ribu dolar dan Rp 24.625.587.250 dari pengusaha terkait ekspor benih bening lobster (BBL) atau benur. Atas perbuatannya ini, KPK 'hanya' menuntut Edhy Prabowo untuk divonis 5 tahun penjara ditambah denda Rp 400 juta subsider 6 bulan kurungan.

Namun, oleh Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta, hukuman Edhy memperberat menjadi 9 tahun penjara. Alasannya, perbuatan Edhy, yaitu korupsi, telah meruntuhkan sendi kedaulatan negara.

"Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa dengan pidana penjara selama 9 tahun dan denda sebesar Rp 400 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan," demikian bunyi putusan PT DKI Jakarta yang dikutip dari website-nya, Kamis (11/11/2021).

Namun Mahkamah Agung (MA) justru menyunat hukuman Edhy Prabowo menjadi 5 tahun penjara seperti tuntutan KPK. MA menilai Edhy telah berbuat baik selama bertugas.

Putusan tersebut diketok oleh ketua majelis Sofyan Sitompul. "Memperbaiki putusan mengenai pidana yang dijatuhkan kepada Terdakwa menjadi pidana penjara selama 5 tahun," kata juru bicara MA, Andi Samsan Nganro, kepada wartawan, Rabu (9/3/2022).

Putusan itu juga diketok oleh anggota majelis kasasi Gazalba Saleh dan Sinintha Yuliansih Sibarani. Majelis juga menjatuhkan denda Rp 400 juta subsider 6 bulan kurungan.

"Menjatuhkan pidana tambahan berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama 2 tahun, terhitung sejak Terdakwa selesai menjalani pidana pokok," ucap Andi Andi Samsan Nganro membacakan putusan.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT