ADVERTISEMENT

Jenazah Jamaludin Korban KKB di Papua Dimakamkan Keluarga di Lebak

Fathul Rizkoh - detikNews
Rabu, 09 Mar 2022 13:56 WIB
Jenazah Jamaludin (21), korban penyerangan teroris KKB di Papua dimakamkan di TPU Kampung Pasireurih, Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak, Banten. (dok Istimewa)
Jenazah Jamaludin (21), korban penyerangan teroris KKB di Papua, dimakamkan di TPU Kampung Pasireurih, Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak, Banten. (Foto: dok. Istimewa)
Lebak -

Pihak keluarga telah memakamkan jenazah Jamaludin (21), korban penyerangan teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Jenazah Jamaludin dimakamkan di TPU Kampung Pasireurih, Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak, Banten.

Pantauan detikcom di lokasi, Rabu (9/3/2022), jenazah tiba di rumah duka pada pukul 08.19 WIB diantar menggunakan mobil ambulans. Jenazah langsung disalatkan oleh keluarga dan dimakamkan sekitar pukul 09.00 WIB.

Prosesi pemakaman berlangsung lancar. Para kerabat dan tetangga korban ikut mengiringi kepergian Jamaludin.

"Tadi pagi sudah datang dan sudah selesai pemakaman. Tadi selesai pukul 10.00 WIB. Kami datang ke sini untuk menyampaikan belasungkawa, semoga keluarga diberi ketabahan," kata Wakapolres Lebak Kompol Roby Heri Saputra saat ditemui di lokasi.

Roby menyesalkan kejadian yang menimpa Jamaludin. Menurutnya, insiden seperti ini seharusnya tidak terjadi. Dia pun mengutuk kertas tindakan sadis yang dilakukan teroris KKB.

"Kami menyesalkan dari kejadian begini, baik di Papua atau di mana pun. Namanya kelompok kriminal bersenjata, apalagi yang menyebabkan korban jiwa, kita mengecam dan mengutuk tindakan tersebut," tegasnya.

Jenazah Jamaludin (21), korban penyerangan teroris KKB di Papua dimakamkan di TPU Kampung Pasireurih, Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak, Banten. (dok Istimewa)Jenazah Jamaludin (21), korban penyerangan teroris KKB di Papua, dimakamkan di TPU Kampung Pasireurih, Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak, Banten. (Foto: dok. Istimewa)

Sementara itu, salah satu kerabat korban, Sanusi, mengaku datang untuk mengiringi kepergian saudaranya. Dia mengenal dekat Jamaludin.

"Jenazah sudah dimakamkan, ini baru selesai. Kami mengiringi kepergian saudara kami, teman kami, Jamaludin," ucap Sanusi.

Sanusi bercerita Jamaludin berangkat ke Papua untuk bekerja selama lima bulan. Jamaludin berangkat pada November 2021 dan dijadwalkan pulang sekitar Maret 2022.

"Kurang-lebih empat atau lima bulanan (bekerja). Kalau kakak iparnya itu, sebelum kejadian, sudah dua kali pulang. Niatnya hari Rabu mau ngejemput almarhum, tapi sudah kejadian (penyerangan)," tuturnya.

Jenazah Jamaludin bersama tujuh korban lain diterbangkan dari Mapolres Mimika di Jl Agimuga, Mile 32, Distrik Kuala Kencana, pada Selasa (8/2). Jenazah dipulangkan untuk disemayamkan di daerah masing-masing.

Jenazah atas nama Bili Galdi Balion diantar ke Bandung, jenazah bernama Renal Tentua Tagasye ke Ambon, Maluku, jenazah bernama Bona Simanulang ke Palu, Sulawesi Tengah.

Kemudian, jenazah bernama Ibo diantar ke Subang, jenazah Sharil Nurdiansyah dan Eko Septiansyah diantar ke Jakarta. Terakhir, jenazah Bebei Tabuni diberangkatkan menuju Ilaga, Kabupaten Puncak.

Diberitakan sebelumnya, salah satu warga Kampung Pasireurih, Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak, Banten, menjadi korban serangan KKB di Papua. Korban bernama Jamaludin (21), putra pasangan almarhum Asmar dan Juheti.

Informasi yang dihimpun, Jamaludin merupakan anak ketiga dari lima bersaudara. Korban bekerja di Papua menggantikan saudaranya yang tengah terkena COVID-19.

Korban ditugasi memperbaiki tower base transceiver station (BTS) Telkomsel untuk PT Palapa Timur Telematika (PTT) di Distrik Boega, Kabupaten Puncak, Papua. Pada Rabu (2/3) pukul 03.00 Wita, terjadi penyerangan oleh KKB di Tower B3, Kampung Jenggeran, Distrik Beoga Barat, Kabupaten Puncak.

(jbr/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT