ADVERTISEMENT

BMKG: Angin Kencang Masih Potensi Terjadi di Jabodetabek 2 Hari ke Depan

Jabbar Ramdhani - detikNews
Senin, 07 Mar 2022 13:52 WIB
Ilustrasi angin kencang
Ilustrasi Angin Kencang (Dok. detikcom)
Jakarta -

Akhir pekan kemarin, fenomena angin kencang terjadi di sekitar wilayah Banten dan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi). BMKG memprediksi angin kencang berpotensi terjadi hingga Rabu (9/3).

"Fenomena angin hingga lebih dari 30 km/jam masih dapat berpotensi terjadi untuk dua hari ini khususnya di wilayah Banten, Jabodetabek, Kalimantan Tengah bagian selatan, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, dalam keterangannya, Senin (7/3/2022).

Dia mengatakan potensi angin kencang itu didasarkan pada analisis dinamika atmosfer terkini pada hari ini. Kondisi tersebut dipicu oleh adanya pola sirkulasi siklonik di wilayah perairan Laut Timor yang membentuk pola pertemuan angin di wilayah Lampung, Banten, Jabodetabek, hingga ke wilayah Kalimantan bagian selatan, Sulawesi dan Nusa Tenggara.

"Sehingga memicu terjadi potensi angin kencang di wilayah tersebut," katanya.

Angin kencang masih berpotensi terjadi hingga Rabu (9/3/2022 di Jabodetabek, Banten, Kalteng, Kalsel hingga Sulsel (dok BMKG)Angin kencang masih berpotensi terjadi hingga Rabu (9/3/2022 di Jabodetabek, Banten, Kalteng, Kalsel, hingga Sulsel (dok BMKG)

Pada periode Maret-April ini, sebagian besar wilayah Indonesia mulai memasuki periode peralihan musim dari musim hujan ke musim kemarau atau dikenal dengan periode pancaroba. Selama periode itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai angin kencang dan petir/kilat, puting beliung, waterspout, hujan, dan lainnya.

Angin Kencang di Jabodetabek

Fenomena angin kencang terjadi di akhir pekan lalu di wilayah Jabodetabek. Kejadian itu disertai hujan intensitas ringan-lebat dalam durasi singkat.

Peristiwa tersebut menimbulkan kerusakan pada beberapa fasilitas masyarakat hingga pohon tumbang.

Berdasarkan pantauan citra radar dan citra satelit, kejadian angin kencang di wilayah Jabodetabek tersebut dipicu oleh adanya sistem awan konvektif jenis kumulonimbus (Cb) yang bergerak dari wilayah barat Banten ke arah timur menuju wilayah Jabodetabek.

Dimensi sistem awan tersebut cukup memanjang dari utara ke selatan sehingga menimbulkan embusan angin yang cukup kencang di wilayah Banten dan Jabodetabek.

Berdasarkan data BMKG, kecepatan angin yang terukur cukup beragam dengan kisaran rata-rata lebih dari 30 km/jam. Bahkan di beberapa lokasi, angin kencang yang terukur ada yang mencapai lebih dari 50 km/jam yang terjadi sekitar pukul 12.00-13.00 WIB, seperti di Tangerang Selatan (57 km/jam) dan Cengkareng (52 km/jam).

Simak juga 'Jakarta & Bandung Diprediksi Hujan Disertai Petir, Cek di Sini Daerah Lainnya!':

[Gambas:Video 20detik]

(jbr/haf)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT