ADVERTISEMENT

BMKG Jelaskan Pemicu Angin Kencang di Jabodetabek Kemarin

Eva Safitri - detikNews
Minggu, 06 Mar 2022 08:16 WIB
Ilustrasi angin kencang
Ilustrasi angin kencang (Foto: Dok. detikcom)
Jakarta -

Angin kencang yang terjadi di wilayah Jabodetabek kemarin mengakibatkan sejumlah gedung rusak bahkan menimbulkan korban jiwa. Faktor apa yang menjadi pemicu angin kencang tersebut?

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menyebut penyebab angin kencang itu karena adanya dinamika atmosfer di Samudra Hindia wilayah Sumatera hingga Selatan Bali. Kondisi ini meningkatkan pertumbuhan awan hujan dan sirkulasi siklonik di wilayah Jabodetabek hingga Jawa Barat.

"Berdasarkan Analisis Streamline terpantau sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat daya Sumatera, Samudra Hindia selatan Bali, yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di Jawa Barat dan Jabodetabek," kata Guswanto kepada wartawan, Sabtu (5/3/2022).

"Kondisi tersebut mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di daerah konvergensi tersebut," sambungnya.

Guswanto juga menyebut faktor lain yakni kondisi di wilayah Jawa Barat dan Jabodetabek yang berada pada kategori labilitas kuat. Kondisi itu dipicu adanya awan konvektif seperti jenis Cumulonimbus yang bergerak dari wilayah Banten mengarah ke Jabodetabek.

"Berdasarkan pantauan citra radar dan citra satelit, kejadian angin kencang di wilayah Jabodetabek tersebut dipicu oleh sistem awan konvektif seperti jenis Cumulonimbus (Cb) yang bergerak dari wilayah barat Banten ke arah timur menuju wilayah Jabodetabek dengan dimensi sistem awan yang memanjang dari utara ke selatan," ucapnya.

Awan itu menimbulkan hembusan angin yang cukup kencang hingga menyebabkan hujan di wilayah Banten dan Jabodetabek.

"Keberadaan sistem awan konvektif yang bergerak dari arah barat tersebut, selain menimbulkan hembusan angin yang cukup kencang, juga menyebabkan terjadinya hujan di wilayah Banten dan Jabodetabek dengan durasi yang beragam ringan hingga lebat dalam durasi singkat seperti yang terlihat dari citra radar cuaca," ujarnya.

Berikut lengkap data angin Sabtu 5 Maret 2022:

Data Angin 5 Maret 2022
- AAWS Dramaga
12.30 WIB = 50,1 km/jam arah barat
12.40 WIB = 48,6 km/jam arah barat
12.50 WIB = 46,0 km/jam arah barat
13.00 WIB = 41,0 km/jam arah barat

- Stasiun Klimatologi Bogor
12.33 WIB = 48,2 km/jam arah barat

Kota Depok :
- AWS UI
12.00 WIB = 20,2 km/jam arah barat daya
12.10 WIB = 17,3 km/jam arah barat daya
12.20 WIB = 16,2 km/jam arah barat daya
12.30 WIB = 14,0 km/jam arah barat daya

Kota Bekasi :
-AWS GI Jatirangon
12.50 WIB = 47,5 km/jam arah barat

Kab. Majalengka
- Stasiun Meteorologi Jatiwangi
16.00 WIB = 27,8 km/jam arah barat laut

- AWS Stamet Jatiwangi
16.00 WIB = 40 km/jam arah barat
16.10 WIB = 32,4 km/jam arah barat

- Stasiun Meteorologi Kertajati
16.30 WIB = 61,1 km/jam arah barat laut

Kab. dan Kota Cirebon
- Pos Meteorologi Penggung Cirebon
16.55 WIB = 38,9 km/jam arah barat

- AAWS Lemah Abang
16.40 WIB = 30,6 km/jam arah selatan
16.50 WIB = 24,1 km/jam arah barat
17.00 WIB = 27,4 km/jam arah tenggara

Simak peristiwa yang terjadi akibat angin kencang di Jabodetabek, di halaman berikut

Saksikan Video 'Suasana Jabodetabek Diterjang Angin Kencang: Pohon Tumbang Timpa Truk':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT