3 Fakta Robohnya Pasar Ikan KUD Tanjungpinang 2 Kali Dalam 2 Pekan

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 06 Mar 2022 06:51 WIB
Pasar Ikan KUD Tanjungpinang di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), roboh. Beberapa orang terluka akibat insiden tersebut. (Foto Antara)
Foto: Pasar Ikan KUD Tanjungpinang di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), roboh. Beberapa orang terluka akibat insiden tersebut. (Foto Antara)
Jakarta -

Pasar Ikan KUD Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), yang berada di atas laut runtuh. Kejadian ini merupakan kedua kali dalam 2 pekan terakhir.

Direktur Operasional BUMD Tanjungpinang Irwandi mengatakan para pedagang sudah dilarang berjualan di Pasar Ikan KUD Tanjungpinang sejak pasar itu ambruk untuk pertama kalinya sekitar dua pekan lalu. Namun, sekitar 160 orang pedagang berkeras berjualan di Pasar Ikan KUD Tanjungpinang.

"Sekarang terjadi lagi. Ambruk lagi. Lebih parah. Jadi kami terpaksa menutup pasar ini agar tidak ada korban," kata Irwandi seperti dilansir Antara, Sabtu (5/3/2022).

Berikut fakta-fakta robohnya Pasar Ikan KUD Tanjungpinang:

Motor-motor Terseret ke Laut

Direktur BUMD Tanjungpinang Fahmi mengatakan hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut. Sejumlah sepeda motor dilaporkan tertimbun reruntuhan bangunan.

"Ada sejumlah motor yang terseret ke dalam laut saat bangunan runtuh," ujar Fahmi di Tanjungpinang.

Puluhan video terkait dengan bangunan Pasar Ikan KUD Tanjungpinang runtuh beredar di media sosial (medsos). Berdasarkan pantauan, puluhan orang berupaya mengangkat sepeda motor yang berada di sekitar reruntuhan bangunan.

Runtuh Kedua dalam 2 Pekan Terakhir

Peristiwa runtuhnya bangunan ini terjadi dua kali dalam dua pekan terakhir.

Fahmi mengaku sudah mengingatkan para pedagang untuk tidak berjualan di Pasar Ikan KUD Tanjungpinang setelah peristiwa pertama sebagian bangunan runtuh. Namun pedagang tetap berjualan di lokasi itu karena tidak ada pilihan lain.

Relokasi di Pasar Mini Bestari di dekat Pasar Ikan KUD Tanjungpinang tidak berhasil. Pasalnya, lapak yang tersedia masih harus diperbaiki.

Simak selengkapnya di halaman berikut

Saksikan juga 'Suasana Jabodetabek Diterjang Angin Kencang: Pohon Tumbang Timpa Truk':

[Gambas:Video 20detik]