Mbah Marijan Masih Misterius, 4 Orang Nyusul ke Lereng Merapi

Mbah Marijan Masih Misterius, 4 Orang Nyusul ke Lereng Merapi

- detikNews
Rabu, 17 Mei 2006 15:17 WIB
Sleman - Keberadaan Mbah Marijan sampai saat ini masih misterius. Hingga Rabu (17/5/2006) pukul 15.00 WIB, juru kunci Gunung Merapi ini belum juga kembali ke rumahnya. Empat orang ditugaskan untuk menyusulnya. Diduga Mbah Marijan bersama dua orang yang menemaninya berada di Pos II, jalur pendakian ke Gunung Merapi.Empat orang yang menyusul Mbah Marijan ini berangkat dari Desa Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, Rabu pagi pukul 08.00 WIB. Mereka diperkirakan sudah sampai di Pos II pukul 11.00 WIB. Namun sampai saat ini, belum ada kabar soal Mbah Marijan maupun 4 orang yang menyusulnya.Mbah Marijan atau Mas Ngabehi Suraksohargo meninggalkan rumah bersama Tonden dan Irsan, dua aktivis SAR, pada Selasa pagi.Namun kepergian tokoh panutan Dusun Kinahrejo ini tidak diketahui keluarga. "Waktu berangkat bapak tidak pamit. Tidak diketahui membawa bekal atau tidak," kata Mbok Panut, salah seorang anaknya saat ditemui detikcom di Kinahrejo.Mbok Panut mengaku sedang ke pasar untuk membeli keperluan sehari-hari saat Mbah Marijan berangkat ke pos II. Hanya sebelumnya, Mbah Marijan berpesan, bila dirinya naik ke Pos II tempat labuhan keraton, ia tidak mau diganggu. "Masalahnya sedang lelaku untuk masyarakat banyak, untuk keselamatan masyarakat Yogya," kata Mbok Panut.Pantauan detikcom, warga Desa Kinahrejo yang merupakan desa tertinggi di Cangkringan tampak berjalan normal. Aktivitas warga berjalan normal, warga masih mencari rumput ke hutan, memerah susu sapi, dan ke ladang untuk bercocok tanam."Situasi seperti ini biasa. Saya tidak takut. Kalau tidak ngarit (mencari rumput), nanti sapi tidak makan. Siapa yang tanggung jawab kalo mati," kata Mbok Antiwiharjo saat ditemui usai mencari rumput. (jon/)


Berita Terkait