ADVERTISEMENT

Kasus Aktif COVID di Kota Bekasi Turun, Dinkes Minta Prokes Tetap Dipatuhi

Fakhri Fadlurrohman - detikNews
Jumat, 04 Mar 2022 17:44 WIB
POster
Foto Ilustrasi Corona (Edi Wahyono/detikcom)
Bekasi -

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mencatat adanya penurunan kasus aktif COVID-19 di Kota Bekasi. Selain kasus aktif, bed occupancy rate mengalami penurunan.

Kasus aktif baru COVID-19 di Kota Bekasi per 3 Maret tercatat di angka 773. Selama 2022, Kota Bekasi mencatat kasus tertinggi pada 12 Februari dengan kasus baru sebanyak 3.359.

Menurut Kepala Dinkes Kota Bekasi Tanti Rohilawati, penurunan kasus ini terkait juga dengan percepatan vaksinasi di Kota Bekasi. Banyaknya warga yang menjalani vaksinasi dapat mengantisipasi penyebaran COVID-19.

"Pastinya kita sekarang tahu kan kenapa pemerintah saat ini terus menggencarkan terkait vaksinasi, itu kan salah satu untuk mengantisipasi terjadinya penularan COVID-19," ujar Tanti ketika dihubungi detikcom pada Jumat (4/3/2022).

Namun Tanti mengingatkan untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes). Sebab, menurutnya, vaksinasi tidak 100 persen menjamin aman dari paparan COVID-19.

"Yang kedua prokes, mau tidak mau, meskipun kita sudah di tahan dengan vaksin, tidak menjamin 100 persen kalau vaksin itu dijamin tidak terkonfirmasi, tidak begitu. Itu kan untuk penahanan, untuk antisipasi kita," tuturnya.

Selain penurunan kasus aktif, Kota Bekasi pun mengalami penurunan bed occupancy rate (BOR). Per 3 Maret tercatat BOR isolasi di Kota Bekasi menyentuh angka 37,86 persen dan BOR ICU berada di angka 34,05 persen.

Kota Bekasi mencatat BOR isolasi tertingginya di tahun 2022 pada 12 Februari dengan angka 62,51 persen. Sedangkan BOR ICU tertinggi terjadi pada 23 Februari dengan angka 46,9 persen.

(zap/zap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT