ADVERTISEMENT

Istana Targetkan Ganti Rugi ke Warga Wadas Rampung Sebelum Lebaran

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Jumat, 04 Mar 2022 15:24 WIB
Suasana Desa Wadas, Kecamatan Bener, Rabu (23/2/2022)
Ilustrasi/Desa Wadas (Rinto Heksantoro/detikcom)

Dalam rapat itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga menekankan pentingnya sosialisasi dan komunikasi publik dari pemerintah kepada masyarakat. Hal itu sebagai bentuk mitigasi sosial dan mitigasi konflik ke depan.

"Sampaikan saja soal harga ganti rugi ini ke masyarakat secara terbuka. Lalu segera bayarkan. Karena kalau sudah terbayar, ini akan mempengaruhi psikologis dan kondisi di lapangan. Stigmatisasi proyek ini akan terus ada di sana kalau tidak cepat dibayarkan," kata Ganjar.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond Junaidi Mahesa menyoroti persoalan warga terkait insiden Wadas lantaran adanya masalah ganti rugi yang belum jelas.

"Persoalannya adalah masalah ganti rugi yang belum jelas berapa, baik bagi yang setuju dan menolak," kata Desmond Junaidi Mahesa saat dihubungi, Jumat (11/2).

Dia menyebut warga yang menolak ada yang beralasan tak mau pindah dan mempertanyakan kompensasi. Menurutnya, warga pro dan kontra sama-sama masih mempertanyakan terkait ganti rugi itu hingga kini.

"Yang menolak itu nggak mau pindah tapi ada juga yang menolak yang mempertanyakan ganti ruginya berapa, gitu loh. Terkait ganti rugi baik yang pro, yang kontra, itu posisinya sama, masih mempertanyakan," lanjutnya.


(lir/fjp)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT