Aturan Penerbangan Terbaru Maret 2022, Wajib Isi e-HAC Sebelum Keberangkatan

Salma Rafifa Aprillya - detikNews
Selasa, 01 Mar 2022 18:26 WIB
Aturan penerbangan terbaru menjadi informasi yang penting diketahui. Hal itu karena pemerintah masih mengatur sejumlah syarat terbang di masa PPKM.
Aturan Penerbangan Terbaru, Wajib Isi e-HAC Sebelum Keberangkatan (Foto: Getty Images/iStockphoto/Pollyana Ventura)
Jakarta -

Aturan penerbangan terbaru menjadi informasi yang penting diketahui. Hal itu karena pemerintah masih mengatur sejumlah syarat terbang di masa PPKM.

Sebagaimana tertulis dalam Inmendagri Nomor 13 dan 14 Tahun 2022, aturan penerbangan disesuaikan dengan ketentuan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nasional. Dengan demikian, aturan penerbangan masih mengacu pada SE Satgas yang lama, yakni Nomor 22 Tahun 2021 tentang ketentuan perjalanan orang dalam negeri pada masa pandemi Covid-19.

Simak informasi lengkapnya mengenai aturan penerbangan terbaru yang sudah detikcom rangkum di bawah ini.

Aturan Penerbangan Terbaru: Wajib Isi e-HAC Sebelum Berangkat

Melansir situs Sehat Negeriku Kemenkes, pelaku perjalanan harus mengisi e-HAC sebelum keberangkatan. Hal ini dilakukan untuk menghindari antrean panjang di bandara saat kedatangan.

Sebelumnya, e-HAC diisi setelah pelaku perjalanan domestik tiba di tempat tujuan. Namun, seiring dengan jumlah pengguna transportasi udara domestik meningkat, terjadi antrean panjang di bandara saat kedatangan untuk memeriksa e-HAC.

Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Teknologi Kesehatan, Setiaji mengatakan, pelaku perjalanan domestik diminta untuk segera update aplikasi PeduliLindungi ke versi terbaru. Pelaku perjalanan juga harus memperhatikan aturan baru terkait pengisian e-HAC domestik sebagai syarat wajib perjalanan selama masa pandemi COVID-19.

"Dalam aturan penerbangan domestik terkini, penumpang harus mengisi e-HAC di aplikasi PeduliLindungi sebelum melakukan check in di bandara keberangkatan, atau paling cepat sehari sebelum jadwal penerbangan," katanya di Jakarta, Selasa (1/3).

Aturan Penerbangan Terbaru: Syarat Penerbangan

Merujuk pada Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nasional Nomor 22 Tahun 2021, ada sejumlah syarat yang harus diperhatikan sebelum melakukan perjalanan dengan pesawat terbang. Adapun rincian aturannya sebagai berikut:

  1. Dari dan ke bandar udara di Jawa dan Bali dan antarkabupaten atau antarkota di dalam Jawa Bali wajib menunjukkan:
    -kartu vaksin (minimal dosis pertama) dan hasil negatif RT-PCR 3x24 jam sebelum keberangkatan, atau
    -kartu vaksin (vaksin dosis kedua) dan hasil negatif rapid test antigen 1x24 jam sebelum keberangkatan
  2. Untuk antarkabupaten atau antarkota di luar Jawa Bali wajib memenuhi ketentuan:
    -kartu vaksin (minimal dosis pertama)
    -hasil negatif RT-PCR 3x24 jam atau hasil negatif antigan 1x24 jam sebelum keberangkatan

Aturan Penerbangan Terbaru: Pengecualian Kartu Vaksin

Kewajiban menunjukkan kartu vaksin dikecualikan bagi sejumlah kategori, di antaranya:

  1. Penumpang di bawah 12 tahun
  2. Pelaku perjalanan kendaraan logistik dan transportasi barang di luar Jawa Bali
  3. Penumpang dengan kondisi kesehatan tertentu atau komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksin. Sebagai pengganti, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari RS Pemerintah yang menyatakan yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat divaksin COVID-19.

Aturan penerbangan terbaru juga mengharuskan penumpang untuk mematuhi prokes. Simak informasi lengkapnya di halaman berikutnya.