ADVERTISEMENT

Analisis BMKG soal Gempa M 5,1 di Bengkulu: Akibat Lempeng Indo-Australia

Matius Alfons - detikNews
Sabtu, 26 Feb 2022 09:34 WIB
Info Gempa Hari Ini di Papua Barat dan Pacitan
Seismograf, alat perekam getaran gempa (Robby Bernardi/detikcom)
Jakarta -

Gempa berkekuatan magnitudo (M) 5,1 terjadi di Enggano, Bengkulu. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan gempa tersebut berjenis gempa kerak dangkal.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno seperti dikutip dari Instagram @infobmkg, Sabtu (26/2/2022).

Bambang mengatakan gempa terjadi akibat adanya subduksi di antara lempeng Indo-Australia. Gempa, kata dia, memiliki mekanisme pergerakan naik.

"Akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik," ucapnya.

Bambang mengatakan episenter gempa terletak pada koordinat 4,93° LS dan 101,69° BT. Selain itu, gempa berada di laut pada jarak 79 Km arah barat laut Enggano, Bengkulu Utara, Bengkulu, pada kedalaman 30 km.

"Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Bengkulu dengan skala intensitas II-III MMI atau getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan truk berlalu. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ujarnya.

Dia pun mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.

"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah," tuturnya.

Untuk diketahui, gempa berkekuatan magnitudo (M) 5,1 terjadi di Enggano, Bengkulu. Gempa terjadi pada kedalaman 18 kilometer.

BMKG melaporkan gempa terjadi Sabtu (26/2/2022), pukul 06.58 WIB. Gempa dilaporkan terjadi sejauh 77 kilometer barat laut Enggano.

Simak juga Analisis BMKG Terkait Gempa Sumbar M 6,1':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/idh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT