Pemain Bola Terlibat Adu Jotos di Lapangan Ingub Ditangkap, Suporter Dicari

Pemain Bola Terlibat Adu Jotos di Lapangan Ingub Ditangkap, Suporter Dicari

M Hanafi Aryan - detikNews
Kamis, 24 Feb 2022 16:23 WIB
Kapolsek Sunda Kelapa AKP Seto Handoko Putra mengecek lokasi keributan di Lapangan Ingub Muara Angke, Jakarta Utara, Selasa (22/2/2022).
Kapolsek Sunda Kelapa Kompol Seto Handoko Putra (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Polisi mengamankan Eka Haryanto, pemain bola yang diduga melakukan pemukulan terhadap tim lawan, Popay, saat bertanding di Lapangan Ingub Muara Angke, Jakarta Utara. Sementara polisi masih mengejar dua suporter yang ikut mengeroyok Popay saat itu.

"Pada hari Rabu tanggal 23 Februari jam 21.03 WIB, tim gabungan unit Reskrim Polsek Kawasan Sunda Kelapa dan Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil mengamankan Eka Haryanto," kata Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa Kompol Seto Handoko Putra, Kamis (24/2/2022).

Kompol Seto Handoko menerangkan bahwa tersangka Eka Haryanto telah diamankan di Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Namun, 2 orang suporter Arjun dan Chino masih dalam pencarian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tersangka dibawa dan diamankan Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Melakukan pencarian Chino dan Arjun," sambungnya.

Kronologi Kejadina

Seperti diketahui, dua orang pemain bola di Lapangan Ingub, Penjaringan Jakarta Utara terlibat adu jotos sesama pemain. Hal ini menyebabkan korban Popay babak belur dikeroyok.

ADVERTISEMENT

Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa Kompol Seto Handoko Putra menyebut kejadian itu terjadi di Lapangan Ingub, Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara. Kericuhan terjadi pada Selasa (22/2/2022) sekitar pukul 20.00 WIB.

"Memang betul ada kejadian itu. Awalnya ini senggolan antara pemain tim A dan tim B," kata Seto saat dihubungi detikcom, Kamis (24/2).

Seto mengungkap pertikaian saat pertandingan berlangsung itu berakhir dengan pemukulan. Tersangka bernama Eka Haryanto memukuli pesepakbola bernama Popay.

Begitu perselisihan selesai, dua pelaku Arjun dan Chino yang merupakan keluarga Eka juga ikut turun ke lapangan memukul Popay. Akibat pengeroyokan itu, Popay mengalami memar hingga luka di wajah.

"Arjun dan Chino ini masih keluarga Eka juga," imbuhnya.

(mea/mea)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads