Bertemu Jokowi, Ini Harapan Para Puteri Indonesia soal IKN Nusantara

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Kamis, 24 Feb 2022 05:30 WIB
Jakarta - Para finalis Puteri Indonesia tahun 2022 beserta pemenang Puteri Indonesia tahun 2020 bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam pertemuan itu, Jokowi menjelaskan mengenai pembangunan ibu kota negara (IKN) Nusantara.

Pertemuan itu digelar di Istana Kepresidenan Bogor pada Rabu (23/2/2022). Puteri Indonesia 2020 asal Jawa Timur, Rr Ayu Maulida Putri, mengaku bangga atas pembangunan IKN Nusantara. Dia menilai pembangunan IKN bisa menjadi tolok ukur Indonesia sebagai negara maju.

"Di situ merupakan salah satu tolok ukur juga bagaimana kita Indonesia berusaha melakukan pemerataan untuk masyarakat, tidak hanya terfokus di Jawa saja, seperti yang selalu Bapak sampaikan. Di situlah saya juga percaya Indonesia akan makin berkembang, seluruh masyarakatnya juga makin maju, mendapatkan motivasi, dan juga inspirasi untuk melakukan yang terbaik dari jati diri mereka untuk memberikannya kepada Indonesia," kata Ayu Maulida seperti dikutip dari keterangan tertulis dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Kamis (24/2).

Harapan terhadap IKN Nusantara juga disampaikan Puteri Indonesia Lingkungan 2020 Putu Ayu Saraswati asal Bali. Dia berharap pembangunan IKN Nusantara bisa berdampak pada pemerataan ekonomi dan simbol keadilan sosial bagi masyarakat Indonesia.

"Semoga bisa menjadi kota panutan untuk pembangunan dan juga kelangsungan kota-kota yang sudah ada di Indonesia. Jadi menjadi kota panutan," kata Ayu Saraswati.

Sementara itu, Puteri Indonesia DKI Jakarta 2 tahun 2022, Saira Saima, mengapresiasi desain IKN dan tata ruang kota. Dia juga menyinggung soal rehabilitasi yang dilakukan pemerintah.

"Di sana ternyata 70 persen masih didominasi oleh hutan dan hijau. Jadi kita tidak perlu khawatir jika misalkan area hijau di sana berkurang karena ternyata pemerintah kita pun sudah menyiapkan rehabilitasi," ungkap Saira.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi tampak didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Hadir juga Ketua Dewan Penasihat Yayasan Puteri Indonesia, Putri Kus Wisnuwardani, dan Ketua Umum Yayasan Puteri Indonesia Wardiman Djojonegoro. (knv/aik)