Dirawat di RS Koja Usai Diserang Begal, Kondisi Anggota PPSU Stabil

ADVERTISEMENT

Dirawat di RS Koja Usai Diserang Begal, Kondisi Anggota PPSU Stabil

Wildan Noviansah - detikNews
Rabu, 23 Feb 2022 13:13 WIB
Petugas PPSU, Aris Fazriansyah, terluka akibat diserang kelompok begal saat hendak bekerja menyapu jalan di jalan arteri Kelapa Gading, Jakut. (ANTARA/HO-Dok Pribadi Togos Silalahi)
Petugas PPSU, Aris Pajriansyah, terluka akibat diserang kelompok begal saat hendak bekerja menyapu jalan di jalan arteri Kelapa Gading, Jakut. (ANTARA/HO-Dok. Pribadi Togos Silalahi)
Jakarta -

Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Aris Pajriansyah (37), diserang komplotan begal hingga terluka di Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut). Korban akan menjalani operasi akibat lukanya.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja Ida Bagus Nyoman Banjar mengatakan korban mengalami luka sabetan celurit pada pergelangan tangan kiri.

"Kondisi kesehatan pasien stabil. Hasil diagnosa ada putus tendon (jaringan ikat yang menghubungkan otot dengan tulang atau bagian tubuh lainnya)," kata Ida Bagus dalam keterangannya, Rabu (23/2/2022).

Ida menambahkan, korban akan menjalani operasi setelah menunggu beberapa hasil pemeriksaan kesehatan, termasuk pemeriksaan rontgen dan PCR.

"Kita masih menunggu hasil pemeriksaan yang lain sebelum tindakan operasi. Jadwalnya masih menunggu informasi dari dokter spesialis ortopedi," ujarnya.

Polisi Buru Komplotan Begal

Diberitakan sebelumnya, peristiwa pembegalan terjadi di Jl Arcodian RT 05 RW 07 Kelurahan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakut, Selasa (22/2), sekitar pukul 04.00 WIB.

Para pelaku yang diketahui berjumlah empat orang hendak merampas motor koran, namun gagal. Pihak kepolisian masih memburu para pelaku tersebut.

"Masih kita cari," kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Rio M Tobing saat dihubungi, Rabu (23/2).

Rio mengatakan hingga kini pihaknya masih mendalami kasus. Kata dia, kepolisian tengah mengumpulkan info terkait kasus pembegalan terhadap anggota PPSU tersebut.

"Masih kita dalami lagi, masih kita kumpulkan info-info terlebih dahulu," ujarnya.

Polisi juga memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk melacak komplotan begal sadis tersebut.

(jbr/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT