ADVERTISEMENT

Survei Indikator Politik: 66,8 Persen Responden Khawatir Tertular Omicron

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Minggu, 20 Feb 2022 15:23 WIB
Poster
Ilustrasi penyebaran COVID-19 varian Omicron di Indonesia. (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Lembaga survei Indikator Politik Indonesia (IPI) merilis hasil survei terkait sikap masyarakat terhadap COVID-19 varian Omicron dan vaksin tahap ketiga atau booster. Hasil survei IPI, sebesar 66,8 persen responden cenderung khawatir dengan penyebaran varian Omicron.

Survei ini digelar pada 15 Januari-17 Februari 2022, dengan menyasar warga negara Indonesia (WNI) usia 17 tahun ke atas yang memiliki akses internet lewat smart phone. Total responden survei IPI kali ini berjumlah 626 orang.

Para responden diminta mengisi kuesioner secara online dengan asumsi metode simple random sampling. Adapun margin of error survei ini +- 4,0 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei terkait pandangan terhadap Omicron ini diawali dengan pertanyaan terkait pengetahuan tentang adanya WNI yang tertular Omicron. Hasilnya, sebagian besar responden menjawab tahu sudah ada WNI terpapar Omicron.

"Sebanyak 86,3 persen menjawab ya, tahu. Sementara 13,7 persen tidak tahu," kata peneliti senior IPI, Rizka Halida, saat memaparkan hasil survei secara virtual, Minggu (20/2/2022).

Terhadap responden yang memilih 'tahu' lalu ditanya dengan pertanyaan, 'jika tahu, seberapa khawatir Bapak/Ibu tertular virus Corona varian Omicron?'. Hasilnya, sebanyak 66,8 persen cenderung merasa khawatir.

"Kepada yang tahu kita tanyakan seberapa khawatir terhadap Omicron, sebanyak 25,8 persen sangat khawatir, 41 persen cukup khawatir, dan 28,5 persen menjawab biasa saja. Kemudian ada 2,2 persen yang tidak khawatir," papar Rizka.

Terkait survei terhadap kebijakan vaksin booster ada di halaman berikutnya.

Simak Video: Khawatir Omicron Bikin Masyarakat Tingkatkan Protokol Kesehatan

[Gambas:Video 20detik]






ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT