Disdik Aceh Buka Suara soal Anggaran Rp 12,7 M Beli Kendaraan Operasional

ADVERTISEMENT

Disdik Aceh Buka Suara soal Anggaran Rp 12,7 M Beli Kendaraan Operasional

Agus Setyadi - detikNews
Rabu, 16 Feb 2022 13:58 WIB
Ilustrasi uang rupiah
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Squirescape)

Dikritik MaTA

MaTA menilai kebijakan pengadaan di Disdik Aceh merupakan bentuk pemborosan. Menurut MaTA, pengadaan itu tak ada hubungannya dengan peningkatan mutu pendidikan.

"Kebijakan pengadaan kendaraan dinas Disdik Aceh tahun anggaran 2022 sebanyak 27 unit dengan anggaran sebesar Rp 12,776 miliar merupakan bentuk pemborosan keuangan Aceh dan tidak ada relevansi sama sekali dengan penguatan mutu pendidikan Aceh yang saat ini masih bermasalah," kata Koordinator MaTA Alfian.

Menurutnya, kebijakan tersebut tidak patut diandalkan dan seharusnya anggarannya berbasis kinerja. Dia meminta pihak Disdik tidak semata-mata mengandalkan fasilitas mewah.

"Sementara itu, kualitas dan fasilitas pendidikan kita masih di bawah standar. MaTA mendesak Kadisdik dan TAPA untuk segera melakukan pembatalan pengadaan tersebut dan anggarannya dapat dialihkan untuk fasilitas pendidikan di Aceh," jelas Alfian.

"Kondisi pendidikan kita tidak dalam baik-baik saja. Apapun narasi yang dibangun nantinya untuk memberi legitimasi tersebut seolah olah penting, merupakan bentuk tidak sehat," lanjutnya.


(agse/mud)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT