ADVERTISEMENT

KPK Anggarkan Rp 999 Juta untuk SMS Blast

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Senin, 14 Feb 2022 16:58 WIB
Gedung baru KPK
Ilustrasi KPK (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

KPK menganggarkan Rp 999 juta untuk pengadaan layanan SMS blast. SMS blast itu untuk keperluan LHKPN.

"Betul, KPK melakukan pengadaan dimaksud. Pengadaan serupa telah rutin dilaksanakan setiap tahunnya dan dilakukan secara terbuka," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Senin (14/2/2022).

Dilihat dalam situs LPSE Kementerian Keuangan, paket tersebut diberi nama pengadaan SMS Masking LHKPN tahun 2022. Nilai pagu paket Rp 999.218.000 atau (Rp 999,2 juta) yang berasal dari APBN 2022.

Pemenang tender ini adalah PT Elpia Internusa Sistematika dengan harga terkoreksi Rp 851.554.000 (Rp 851 juta).

"Pengadaan ini juga telah dimasukkan dalam rencana anggaran biaya yang mengacu pada standar biaya masukan dari Kemenkeu," kata Ali.

Ali menyebut SMS itu digunakan untuk menyampaikan pesan antikorupsi. SMS blast juga digunakan untuk keperluan LHKPN.

"Adapun medium SMS blast ini untuk menyampaikan berbagai pesan antikorupsi, salah satunya LHKPN," katanya.

Di antaranya permintaan token; pemberitahuan LHKPN sudah di-submit; pemberitahuan LHKPN telah lengkap; pemberitahuan LHKPN perlu perbaikan; pemberitahuan pengingat pelaporan LHKPN; pemberitahuan LHPN dikembalikan ke draf; pemberitahuan isi survei e-LHKPN, dan pemberitahuan validasi data WL.

"Informasi terkait paket-paket pengadaan KPK dapat diakses secara terbuka melalui LPSE Kemenkeu, silakan publik untuk mengawasi," ujarnya.

Simak juga Video: KPK Ungkap Harta Pejabat Rata-rata Tambah Rp 1 M Selama Pandemi

[Gambas:Video 20detik]



(azh/haf)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT