Wahyudin, Sipir Kaki Tangan Gunawan yang Punya Studio Band

Wahyudin, Sipir Kaki Tangan Gunawan yang Punya Studio Band

- detikNews
Jumat, 12 Mei 2006 14:34 WIB
Jakarta - Apes betul nasib Wahyudin, sipir LP Narkotika Cipinang. Gara-gara membantu terpidana mati Gunawan Santoso melarikan diri, dia batal naik pangkat. Padahal pada April lalu, namanya sudah dipromosikan oleh kesatuannya."Sebetulnya dia tinggal tunggu SK saja, soalnya dia sudah bekerja 4 tahun. Dan setiap 4 tahun sekali ada kenaikan pangkat," kata Suwarno, ketua RT tempat Wahyudin tingga di Kompleks Kehakiman, Tangerang, Banten, kepada detikcom, Jumat (12/5/2006).Suwarno yang juga menjadi petugas LP Anak Tangerang menuturkan, Wahyudin sempat mengungkapkan hal itu kepadanya beberapa waktu lalu bahwa ia akan naik pangkat dari golongan IIA menjadi IIB.Akibat silau dengan rayuan Gunawan, Wahyudin tidak hanya gagal naik pangkat, dia juga harus memendam keinginannya meresmikan studio band miliknya di daerah Babakan, Tangerang. Studio itu rencananya akan diresmikan Sabtu 13 Mei. Studio band itu letaknya sekitar 2 km dari tempat tinggal Wahyudin di Jalan TMP Taruna.Entah dari mana Wahyudin mendapatkan modal untuk membangun studio band yang tentunya tidak murah saja. Gaji Wahyudin sebagai sipir LP Cipinang saja 'hanya' Rp 1,1 juta/bulan.Untuk meloloskan Gunawan, Wahyudin mengaku dibayar Rp 2,5 juta. Meski nominalnya kecil, tapi Gunawan telah memberi janji memabukkan. Gunawan berjanji memberi modal Wahyudin untuk membangun wartel dan tempat biliar.Pupus sudah harapan Wahyudin menikmati kekayaan duniawi itu. Bahkan pria yang pandai memetik gitar melodi ini juga terpaksa mengurungkan niatnya tampil pada acara pagelaran musik di Tengerang. Pagelaran musik itu rencananya akan dilaksanakan pada Juli nanti untuk menyambut kemerdekaan RI. "Biasanya dari Kehakiman sini yang mewakili bandnya dia," ujar Suwarno. (umi/)


Berita Terkait