Wedhus Gembel Merapi Muncul
Jumat, 12 Mei 2006 14:34 WIB
Yogyakarta - Awan panas atau sering disebut 'wedhus gembel' Gunung Merapi sudah muncul. Wedhus gembel tersebut mulai meluncur dari puncak dengan jarak luncur sekitar 400 meter.Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Dr Ratdomopurbo di kantornya, Jl Cendana Yogyakarta, Jumat (12/5/2006) mengatakan awan panas muncul pada Kamis (11/5/2006) sekitar pukul 10.14 WIB. Awan panas itu meluncur sejauh 400 meter ke arah celah antara punggungan kubah Gegerboyo dan kubah lava 1997. "Awan panas itu dapat teramati oleh petugas di Pos pengamatan Kaliurang yang saat itu cuaca di puncak cukup cerah," kata dia. Selain awan panas, kata Purbo, juga terjadi guguran lava pijar satu kali sejauh 1,5 kilometer menuju hulu Sungai Kali Krasak. Sinar api di puncak Merapi juga dapat terlihat dari pos pengamatan Babadan Dukun dan Ngepos Srumbung Magelang serta Jrakah dan Selo Boyolali.Menurut dia, arah awan panas bisa ke barat atau ke selatan. Dalam dua hari terakhir ini, guguran lava pijar dari puncak meluncur ke arah hulu Sungai Lamat dan Sat di sisi barat lereng gunung.Dia mengatakan kubah lama di puncak semakin hari semakin terdesak oleh pertumbuhan kubah lava baru. Pertumbuhan kubah lava baru semakin pesat dengan rata-rata bertambah sekitar 150 ribu meter kubik tiap hari. Saat ini volumenya sekitar 1,8 juta meter kubik. Sedang tinggi kubah mencapai 100 meter."Akibat desakan itu dikhawatirkan terjadi longsoran besar kubah lava sehingga dapat menimbulkan awan panas yang cukup besar," kata dia.
(asy/)











































