ADVERTISEMENT

Sidang Perdana Ferdinand Hutahaean Kasus 'Allahmu Lemah' Digelar 15 Februari

Zunita Putri - detikNews
Jumat, 11 Feb 2022 13:55 WIB
Ferdinand Hutahaean Tersangka, Ini Pasal dan Ancaman Hukumannya
Ferdinand Hutahaean (Dok. detikcom)
Jakarta -

Ferdinand Hutahaean akan menghadapi sidang perdana kasus cuitan 'Allahmu ternyata lemah' pekan depan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Sidang perdana agendanya adalah pembacaan dakwaan dari jaksa penuntut umum.

Berdasarkan SIPP Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, yang dilihat Jumat (11/2/2022), perkara Ferdinand ini tercatat dengan nomor 90/Pid.Sus/2022/PN Jkt.Pst, sidang perdana akan digelar Selasa, 15 Februari 2022, pukul 10.00 WIB. Ada 15 jaksa penuntut umum yang akan mendakwa Ferdinand Hutahaean.

Dilihat di SIPP, dalam dakwaan primer Ferdinand disebut menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong serta dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat. Sedangkan dalam dakwaan subsider, Ferdinand didakwa sengaja melakukan perbuatan yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan, atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia.

Dia akan didakwa melanggar Pasal 14 ayat 1 subsider Pasal 14 ayat 2 UU RI No 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana atau Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat 2 KUHP UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 156a huruf a, Pasal 156 KUHP.

Seperti diketahui, Ferdinand Hutahaean resmi menjadi tersangka karena kasus cuitan 'Allahmu ternyata lemah' di akun Twitter miliknya. Kini ia sudah ditahan oleh pihak kepolisian.

Meskipun cuitan tersebut telah dihapus, sejumlah netizen berhasil meng-capture tulisan tersebut. Ferdinand Hutahaean lalu dipolisikan terkait cuitan tersebut.

"Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah, harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, Dialah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela," demikian isi cuitan Ferdinand.

(zap/aud)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT