PT KAI Buka Suara soal Warga Geruduk Stasiun Batu Ceper Tagih Pekerjaan

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 10 Feb 2022 22:15 WIB
Sejumlah warga menggeruduk Stasiun Kereta Bandara Batu Ceper, Tangerang. Mereka mengaku dijanjikan diberi pekerjaan oleh PT KAI saat direlokasi.
Warga demo di Stasiun Batu Ceper (Khairul Ma'arif/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah warga menggeruduk dan berdemo di Stasiun Kereta Bandara Batu Ceper, Kota Tangerang, Banten, untuk meminta pekerjaan yang dijanjikan PT KAI. PT KAI buka suara terkait demo warga menagih pekerjaan tersebut.

"Sejak awal berlangsungnya proyek KA Bandara Soekarno-Hatta, KAI berkomitmen untuk merekrut pekerja lokal sebagai bentuk keterlibatan masyarakat dalam proyek tersebut," kata VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Kamis (10/2/2022).

Joni menyebut KAI juga memberikan ganti rugi kepada warga atas tanahnya. Dia menambahkan KAI juga membuka kesempatan kepada anggota keluarga mereka yang mendapatkan ganti rugi untuk mengikuti rekrutmen pegawai KAI.

"Selain memberikan ganti rugi atas tanahnya, setiap warga yang melepaskan lahannya diberikan kesempatan untuk memasukkan salah satu anggota keluarganya untuk mengikuti rekrutmen khusus menjadi pegawai KAI," katanya.

"Dari 881 bidang yang dibebaskan lahannya, telah seluruhnya diberikan kesempatan mengikuti rekrutmen selama periode rekrutmen 2016 sampai dengan 2018 sebanyak 8 gelombang," imbuhnya.

Joni memaparkan ada 737 pemilik tanah yang mengirimkan berkas rekrutmen. Hasilnya, sebanyak 515 orang dinyatakan lulus dan 222 tidak lulus.

"Setelah selama 2 tahun dibuka kesempatan rekrutmen, terdapat 737 pemilik bidang mengirimkan berkas rekrutmen dan 144 pemilik bidang tidak memanfaatkan kesempatan rekrutnya, karena kepemilikannya bukan milik perorangan, tetapi milik perusahaan swasta yang tanahnya terkena dampak pembebasan," papar Joni.

"Kemudian, setelah melalui proses seleksi, hasilnya, terdapat 515 orang lulus dan 222 orang tidak lulus rekrutmen," sambung dia.

Seleksi Transparan

Joni memastikan seleksi yang dilakukan KAI berjalan secara transparan. Dia menegaskan tak ada intervensi dari pihak manapun terkait seleksi itu.

"KAI menyeleksi setiap calon pegawai secara transparan dan tanpa ada intervensi dari pihak manapun. Seleksi calon pegawai menggunakan standar dan tahapan-tahapan yang ditetapkan perusahaan untuk mendapatkan calon pegawai yang terbaik. Kini para pegawai yang telah lulus seleksi ditempatkan di berbagai unit seperti operasi, perawatan sarana dan prasarana, serta administrasi," tutur dia.

Joni mengatakan KAI menyayangkan adanya demo tersebut. "KAI menyayangkan adanya demo tersebut karena sesungguhnya KAI telah memberikan kesempatan rekrutmen kepada seluruh pemilik bidang yang terdampak," katanya.