ADVERTISEMENT

Sukarno Pernah Resmikan SMP di Morotai, Puan: Pendidikan Itu Penting

Yudistira Perdana Imandiar - detikNews
Selasa, 08 Feb 2022 19:35 WIB
Puan Resmikan Patung Sukarno
Foto: Istimewa
Jakarta -

Ketua DPR RI Puan Maharani meresmikan Monumen Sukarno di Kabupaten Morotai Maluku Utara. Monumen tersebut berada di kawasan pusat pendidikan dan olahraga, Morotai Study and Sport Center, tepat di depan SDN Unggulan 1 Pulau Morotai.

Dalam peresmian, Puan didampingi Wakil Ketua Komisi X DPR Agustina Wilujeng Pramestuti dan Bupati Pulau Morotai Benny Laos.

"Maka dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim saya resmikan Monumen Sukarno di Morotai," ujar Puan dikutip dalam keterangan tertulis, Selasa (8/2/2022).

Pada kesempatan itu, Puan mengenang jejak Bapak Proklamator RI yang merupakan kakeknya itu di Kabupaten Morotai. Di tahun 1957, kata Puan, Sukarno mendatangi Morotai untuk menegaskan status Morotai sebagai bagian teritori negara.

"Dengan Bung Karno datang ke Morotai maka itu menegaskan komitmen kebangsaan bahwa Indonesia itu satu kesatuan. Bahwa Indonesia itu bukan hanya Jawa, bukan hanya Sumatera. Bahwa sejak awal kemerdekaan itu Morotai sudah bagian dari Indonesia," tutur Puan.

Puan mengaku bangga bisa melakukan napak tilas sejarah kakeknya. Ia berharap, Monumen Bung Karno bisa menjadi pengingat makna kehadiran sang proklamator kemerdekaan Indonesia di Pulau Morotai.

"Sekarang, 65 tahun kemudian, saya sebagai cucu Bung Karno datang ke Morotai untuk bertemu dengan rakyat di Morotai sekaligus meresmikan Monumen Sukarno di sini," cetus Puan.

Menurutnya, komitmen kebangsaan seperti itu perlu dijaga bersama. Puan berharap, pemerintah memperhatikan pemerataan pembangunan di Morotai, agar masyarakat setempat bisa merasakan fasilitas yang sama seperti di Pulau Jawa.

"Komitmen kebangsaan itu yang perlu kita jaga terus bersama-sama, yaitu kemajuan Indonesia harus turut dirasakan masyarakat di Morotai," sebut Puan.

"Manfaat pembangunan yang didapat oleh anak-anak di Jawa, harus bisa dirasakan oleh anak-anak di Morotai," sambungnya.

Puan menegaskan, anak-anak di Morotai harus mendapat kesempatan pendidikan dan gizi yang baik, sama halnya seperti yang dirasakan dengan anak-anak di Jawa.

"Karena itu bersamaan dengan acara ini dilaksanakan juga penyerahan Program Indonesia Pintar, vaksinasi untuk anak-anak, bantuan untuk UMKM, bibit, dan PAUD," urai Puan.

Mantan Menko PMK itu lantas berpesan kepada masyarakat Morotai agar Monumen Sukarno di Morotai selalu dijaga bersama-sama.

"Dijaga kebersihan monumennya dan diceritakan terus ke generasi muda tentang bagaimana dulu di tahun 1957 Presiden Sukarno datang ke Morotai untuk menegaskan kesatuan bangsa Indonesia. Apalagi monumen ini lokasinya di Morotai Study and Sport Center yang menjadi ikon dan kebanggaan masyarakat Morotai," pesan Puan.

Dalam peresmian ini, Puan juga menandatangani prasasti Monumen Sukarno. Selain itu, ia juga menyapa sejumlah pelaku sejarah penjemput Bung Karno ketika datang di Morotai tahun 1957.

Ada 5 orang pelaku sejarah yang hadir dalam acara peresmian Monumen Sukarno. Mereka adalah Rosalina Sasue (pemegang baki saat pengguntingan pita peresmian SMPN 1 Morotai), Harniaty Mulyono (petugas pengalungan bunga), Muhajir Kololi (salah satu peserta barisan paduan suara), Sarifudin Lanoni dan Icong (ikut menjemput Bung Karno di pelabuhan).

"Saya sudah muter-muter Indonesia dari SMP, baru sekarang sampai Morotai. Pasti ada sejarah yang memanggil. Tidak mungkin 3 generasi ini datang ke Morotai. Artinya Morotai itu penting bagi Indonesia," tutur Puan.

Putri Presiden ke-5 RI Megawati Sukarnoputri ini menekankan Bung Karno selalu mementingkan pendidikan anak bangsa. Salah satu buktinya, kata Puan, dengan meresmikan SMPN 1 Morotai yang berada di salah satu pulau terdepan Indonesia.

"Waktu itu kok Bung Karno resmikan SMP, ternyata beliau melihat pendidikan itu penting, sendi utama bangsa. Ini tugas kami di DPR untuk mencermati pendidikan di Morotai dan daerah-daerah terpencil lagi," sambung Puan.

Ia lantas menegaskan, DPR RI siap membantu pembangunan Morotai melalui fungsi dan kewenangannya. Ia ingin agar keindahan Morotai semakin dikenal lagi.

"Saya lihat indah nya laut Morotai terkenal ke seluruh dunia. Kita harus bangun Morotai agar jangan kalah seperti Raja Ampat. Ini momentum kita bangun pariwisata. Agar setelah COVID, wisatawan bisa hadir," cetus Puan.

Usai meresmikan Monumen Sukarno, Puan menyapa masyarakat Morotai yang datang ke lokasi. Kepada anak-anak, ia membagikan buku dan alat tulis.

(fhs/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT