ADVERTISEMENT

1 WNI Penumpang Pesawat Jepang-Bali Positif Corona, Langsung Karantina

Sui Suadnyana - detikNews
Selasa, 08 Feb 2022 18:17 WIB
Gubernur Bali Wayan Koster.
Gubernur Bali Wayan Koster. (Sui Suadnyana/detikcom)
Denpasar -

Seorang warga negara Indonesia (WNI) penumpang dalam penerbangan pesawat langsung dari Narita, Jepang, ke Denpasar, Bali, positif Corona. WNI yang positif itu kemudian langsung dikarantina.

"Tanggal 3 (Februari 2022) sudah ada yang datang dari Narita, Jepang. Penerbangan Garuda. Penumpangnya cuma 12 (orang), 6 WNI dan 6 WNA. Yang satu WNI positif langsung dikarantina," kata Gubernur Bali, Wayan Koster, saat konferensi pers di rumah jabatannya, Selasa (8/2/2022).

Koster menuturkan pintu penerbangan internasional ke Bali sudah dibuka. Namun hingga saat ini belum ada lagi penerbangan langsung ke Bali pascakedatangan maskapai Garuda Indonesia pada Kamis (3/2) lalu.

Penerbangan langsung ke Bali direncanakan baru ada pada Rabu (16/2) dengan maskapai Singapore Airlines. Hanya, penerbangan tersebut masih melihat situasi pandemi COVID-19 varian Omicron.

"Sampai sekarang belum ada lagi, baru akan ada lagi penerbangan tanggal 16 Februari yang akan datang. Penerbangan dari Singapura, maskapai SQ, Singapore Airline. Tapi itu pun masih menunggu perkembangan varian COVID-19, khususnya Omicron ini," terang Koster.

"Jadi sudah ada rencana penerbangan dengan penumpang yang lebih dari 70 orang. Tapi kepastiannya melihat perkembangan Omicron ini," imbuhnya.

Di sisi lain, Koster menjelaskan alasan pembukaan penerbangan internasional ke Bali di tengah kasus COVID-19 yang melonjak di Pulau Dewata. Menurutnya, hal itu dilakukan atas permintaan pelaku pariwisata.

"Lho kan permintaannya (untuk pembukaan penerbangan internasional) sudah dari dulu. Kalau ndak dipenuhi ribut lagi," ujar Ketua DPD PDIP Bali itu.

Meski pembukaan penerbangan internasional dilakukan saat kasus naik, Koster menjamin bahwa pengelolaan pandemi COVID-19 di Bali dilakukan secara baik.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT