ADVERTISEMENT

Jejak 5 Tahun Bebaskan Buaya 'Legendaris' Berkalung Ban di Palu

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 08 Feb 2022 13:08 WIB
Warga tangkap buaya berkalung ban di Kota Palu, Sulteng (Dok. Istimewa)
Warga menangkap buaya berkalung ban di Kota Palu, Sulteng. (Dok. Istimewa)

Tak Ada Pendaftar Sayembara Selamatkan Buaya Berkalung Ban

Meski sudah ada sayembara dengan janji imbalan hadiah, namun pada 2020 tidak ada warga yang mendaftar untuk menyelamatkan buaya berkalung ban.

"Belum ada yang mendaftar setelah pengumuman sayembara disampaikan. Namun sejumlah kalangan merespons dengan baik apabila dilakukan penembakan bius terhadap buaya berkalung ban itu, mengingat ukuran badannya yang semakin hari semakin besar, sehingga terjepit pada bagian leher. Dan itu sangat berbahaya," ungkap Kepala BKSDA Sulteng Hasmuni Hasmar kepada detikcom, Minggu, 2 Februari 2020.

Penyelamatan menggunakan tembak bius membutuhkan waktu sekitar 15 menit. Nantinya, jika upaya ini berhasil, pihaknya akan membawa buaya tersebut ke kandang karantina untuk menjalani sejumlah perawatan karena, berdasarkan pantauan, ban itu telah melukai leher buaya.

Sejumlah tim sudah dibentuk untuk memantau pergerakan buaya tersebut di sepanjang aliran sungai Palu. Papan informasi call center juga dipasang di bantaran sungai untuk memudahkan petugas mengetahui lokasi buaya.

"Kami berharap keterlibatan semua pihak untuk menyelamatkan buaya tersebut. Kami sengaja memasang papan informasi call center di sejumlah titik, sehingga apabila ada masyarakat yang melihat keberadaan buaya tersebut segera menghubungi tim yang sudah dibentuk," ucapnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT