PDIP: Tutup Buku Saja Kasus Soeharto
Kamis, 11 Mei 2006 21:34 WIB
Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) setuju dengan rencana pemerintah untuk menutup kasus hukum mantan Presiden Soeharto. Namun, penutupan tersebut harus disertai catatan, kesalahan Soeharto tetap diungkapkan ke publik."Untuk masalah Pak Harto, PDIP berpandangan bahwa sudahlah untuk persoalan Pak Harto kita tutup buku saja. Walau Pak Harto punya kesalahan, tetapi kesalahan itu harus menjadi catatan anak bangsa. Tindakan yang dilakukan Pak Harto, seperti sikap represif dan persoalan KKN yang dilakukan pada waktu itu juga harus diungkapkan ke masyarakat dan publik," kata Sekjen PDIP Pramono Anung.Pramono Anung menyampaikan hal ini dalam jumpa pers usai Rapimnas DPP PDIP di Hotel Bali Sani Sweet, Gerobokan, Kuta, Bali, Kamis (11/5/2006).Lebih lanjut, Pramono mengatakan, Pak Harto sebagai pemimpin bangsa harus diberikan penghormatan. "Ibu Megawati juga menyatakan kita harus memberikan pengajaran kepada para pemimpin bangsa. Terhadap kesalahan yang dilakukan, kita harus memberi catatan terhadap hal itu," kata Pramono.Dikatakan Pramono, Pak Harto sudah tua dan sakit-sakitan. "Sehingga tidak elok kalau kita mempertontonkan kepada masyarakat dunia, memperlakukan mantan pemimpinnya seperti ini," tandasnya.
(jon/)










































