Bareskrim Periksa 10 Saksi Terkait Suap Karantina Rachel Vennya

Mulia Budi - detikNews
Senin, 07 Feb 2022 17:13 WIB
Rachel Vennya diperiksa terkait pelat nomor RFS pada mobil Alphard miliknya. Dinilai salah, Rachel pun dikenakan denda Rp 500 ribu oleh pihak kepolisian.
Rachel Vennya diperiksa terkait pelat nomor 'RFS' pada mobil Alphard miliknya. Dinilai salah, Rachel pun dikenakan denda Rp 500 ribu oleh pihak kepolisian. (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Bareskrim Polri telah memeriksa 10 saksi dalam kasus dugaan suap karantina selebgram Rachel Vennya. Polisi menuturkan semestinya ada 11 saksi yang diperiksa.

"Penyidik Dittipikor Bareskrim Polri telah mengundang para pihak sebanyak 11 orang. Selanjutnya dari para pihak sebanyak 11 orang yang diundang, telah dihadiri oleh 10 orang," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dalam keterangannya, Senin (7/2/2022).

Ramadhan menjelaskan, satu orang bakal dijadwalkan ulang. Namun dia tidak menjelaskan jadwal pemeriksaan ulang selanjutnya.

"Sedangkan permintaan keterangan terhadap satu orang lainnya akan di jadwal ulang," ucapnya.

Ramadhan memaparkan 10 saksi yang telah diperiksa, dari sekretariat dan mantan anggota protokol DPR RI di Bandara Soekarno-Hatta, anggota Polri dari Polres Bandara Soekarno-Hatta, serta pihak lainnya. Dia tidak menerangkan lebih lanjut soal inisial para saksi yang sudah diperiksa.

"Dua orang mantan anggota protokol DPR RI di Bandara Soekarno-Hatta, dua orang dari sekretariat protokol DPR RI, dua orang anggota Polri dari Polres Bandara Soekarno-Hatta, empat orang dari pihak lainnya," jelasnya.

Ramadhan mengatakan penyidik masih melakukan pendalaman terhadap dugaan tindak pidana korupsi suap dalam kasus ini. Penyidik bakal berkoordinasi dengan pihak lainnya.

"Saat ini penyidik masih mendalami kebenaran tentang adanya dugaan TPK suap dalam peristiwa dimaksud. Dan selanjutnya penyidik Dittipikor Bareskrim Polri akan melakukan klarifikasi dan koordinasi dengan pihak lainnya," tutur Ramadhan.

Sebelumnya, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) telah melaporkan dugaan suap agar tak karantina Rachel Vennya ke Bareskrim Polri. Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, mengatakan delapan saksi, termasuk Rachel Vennya, telah diperiksa dalam aduannya tersebut.

"Perkembangan dari kasus Rachel Vennya itu saya mendapatkan update bahwa sudah memeriksa delapan saksi, termasuk si RV juga sudah dimintai keterangan," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman kepada detikcom, Kamis (3/2).

Boyamin mengatakan pengusutan dugaan suap Rachel Vennya di Bareskrim mengalami kendala. Dia menyebut empat anggota dari tim yang menangani kasusnya positif COVID-19.

"Dan memang masih ada terkendala karena ini COVID ramai ini, ada tim dari tim ini yang kena COVID 4, padahal itu sekitar hanya sembilan orang gitu. Jadi terus meng-handle yang lain, maka agak terhenti dan saya maklumi," tuturnya.

(aud/aud)