Saat Evakuasi Pasien Naik 9 Kali Lipat Gegara Corona di DKI Meningkat

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 06 Feb 2022 21:09 WIB
Sejumlah kendaraan ambulans dan bus sekolah yang membawa pasien COVID-19 antre untuk masuk kawasan Rumah Sakit Darurat  COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Jakarta, Kamis (10/6).
Ilustrasi (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Evakuasi pasien COVID-19 di Jakarta naik sebanyak 9 kali lipat. Kenaikan ini terjadi gegara kasus Corona di DKI meningkat.

Peningkatan evakuasi pasien COVID-19 diungkap oleh Kepala Unit Ambulans Gawat Darurat Dinas Kesehatan DKI Jakarta Winarto. Dia menuturkan jumlah evakuasi pasien sepanjang Januari sebanyak 857 kegiatan.

"Jumlah evakuasi COVID bulan Januari 857 kegiatan. Desember Jumlah rujukan COVID-19 ada 73. Naik 8-9 kali lipat dibanding Desember," kata Winarto saat dimintai konfirmasi melalui pesan singkat, Minggu (6/2/2022).

Akhir-akhir ini, sebanyak 28 panggilan ambulans setiap hari diterima untuk melayani pasien bergejala ringan, sedang, hingga berat. Winarto menyebut layanan diprioritaskan bagi pasien yang bergejala berat.

"Gejala ringan dan OTG biasanya dibantu dengan Ambulans Puskesmas, namun kadang-kadang ambulans AGD tetap melayani yang ringan juga. Prioritas kami utamakan yang gejala sedang dan berat. Tapi kami fleksibel," paparnya.

Meskipun permintaan evakuasi meningkat drastis, Winarto memastikan armada ambulans masih tercukupi. Sebab bantuan juga diberikan oleh RS swasta hingga organiasi kemasyarakatan.

"Untuk DKI Jakarta saat ini masih tercukupi, karena dibantu ambulans puskesmas, RSUD, RS swasta, dan beberapa organisasi kemasyarakatan/CSR lainnya," terangnya.

Simak selengkapnya di halaman berikut