ADVERTISEMENT

Aminullah Sukses Berantas Rentenir di Banda Aceh

Jihaan Khoirunnisa - detikNews
Jumat, 04 Feb 2022 20:18 WIB
Aminullah Sukses Berantas Rentenir di Banda Aceh
Foto: Dok. Pemko Banda Aceh
Jakarta -

Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menilai sukses memberantas rentenir di Ibu Kota Provinsi Aceh tersebut. Hal ini terlihat dari jumlah masyarakat Banda Aceh yang menggunakan rentenir atau tengkulak untuk mendapatkan pinjaman turun drastis. Dari yang semula 80 persen pada tahun 2018 menjadi 14 persen di tahun 2019, serta tersisa hanya 2 persen pada 2020.

Turunnya ketergantungan masyarakat terhadap jasa tengkulak turut berdampak terhadap angka kemiskinan yang menurun sebesar 0,32 persen. Diketahui angka kemiskinan Banda Aceh tahun 2019 sebesar 7,22 persen, jumlah ini berkurang menjadi 6,90 persen pada 2020. Sehingga Banda Aceh menjadi satu-satunya daerah yang masuk ke dalam zona hijau kemiskinan di Provinsi Aceh menurut data BPS.

Adapun salah satu upaya yang dilakukan Aminullah untuk memerangi rentenir yaitu melalui Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) dan Mahirah Muamalah Syariah (MMS). Hadirnya MMS disebut efektif untuk mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Banda Aceh.

"Jumlahnya naik drastis dari 8.900 unit pada 2016 menjadi 16.970 usaha per Desember 2021.Kenaikannya setara dengan 91 persen," ujar Aminullah dalam keterangan tertulis, Jumat (4/2/2022).

Di samping itu, dirinya juga gencar mensosialisasikan bahaya rentenir ke masyarakat dengan menulis buku yang diberi judul 'Ala Aminullah Perangi Rentenir'. Buku tersebut kini sudah beredar di masyarakat Kota Banda Aceh.

Atas upaya Aminullah memerangi rentenir selama 4 tahun terakhir memimpin 'Kota Gemilang', ia mendapat apresiasi dari banyak pihak. Ada total 97 penghargaan yang diraihnya, baik yang di tingkat nasional maupun regional.

Tak tanggung-tanggung Wali Kota Banda Aceh tersebut juga disematkan penghargaan sebagai 'Leader in Microfinance Empowerment Initiative' dari salah satu media pada tahun 2019 silam.

Aminullah juga terpilih sebagai salah satu wali kota yang terpilih di antara 15 Bupati/Wali Kota se-Indonesia, dan diundang untuk memaparkan visi dan misi pada Talkshow di salah satu stasiun televisi swasta. Ia juga pernah mendapatkan penghargaan dari Perusahaan Jepang Artline sebagai Inspirator Pengembangan UMKM.

Teranyar, Aminullah mendapatkan penghargaan sebagai tokoh ekonomi syariah Aceh karena dinilai berkomitmen dalam mensyariahkan perekonomian Aceh. Serta penghargaan sebagai Tokoh pemberantasan rentenir dari beberapa media lokal dan nasional.

(akd/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT