5 Fakta Suami Bakar Bappeda Gegara Curiga di Hari Libur Istri Kerja

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 02 Feb 2022 21:09 WIB
Pembakar kantor Bappeda Riau ditangkap polisi
Penampakan pelaku pembakar kantor Bappeda Riau. (Raja Adil Siregar/detikcom)
Pekanbaru -

Seorang suami di Riau bernama Ipi Yanto membakar kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Riau. Aksi itu dilakukan lantaran pelaku merasa curiga istrinya, Wan Linda, yang bekerja di Bappeda masuk kerja saat hari libur.

"Keterangan istrinya itu pamit ke kantor, dicek ke kantor tidak ada dan spontan. Tidak tahulah masalah apa, dugaan kuat kecemburuan. Yang jelas dia datang ke kantor bawa palu, dipecahkan kaca-kaca. Ada Pertalite 10 plastik yang isi 1 liter ke kantor," ucap Kapolresta Pekanbaru Kombes Pria Budi kepada wartawan, Selasa (1/2/2022).

Berikut ini fakta-fakta yang dapat dirangkum dari kejadian tersebut:

Kronologi Kejadian

Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB pada Selasa (1/2) lalu. Kala itu kepulan asap hitam tebal keluar dari jendela lantai dua dan tiga kantor Bappeda.

Ipi Yanto membakar kantor itu dengan cara membakar sebuah sofa terlebih dahulu. Ipi Yanto juga memecahkan kaca kantor Bappeda sebelumnya akhirnya kabur.

"Dia bakar sofa, plafon hitam, dan di lantai tiga itu asap saja tadi. Pelaku melakukan perusakan juga, karena ditengok istrinya tidak ada. Istrinya PNS di situ, kalau suaminya swasta," ujar Budi.

Sempat Ancam Satpam dengan Palu

Kasubdit Jatanras Kompol Ernis Sitinjak menjelaskan pelaku masuk ke kantor Bappeda sambil membawa palu dan handuk. Ipi Yanto lalu memecahkan kaca pintu utama kantor tersebut.

"Kita tadi lihat bagaimana pelaku masuk dengan membawa palu di tangan kanan. Tangan kiri membawa BBM dan handuk basah yang sudah dikasih minyak," ucap Ernis saat rekonstruksi kejadian di kantor Bappeda Riau, Rabu (2/2).

Ernis memastikan Ipi Yanto tidak membawa senjata tajam. Namun pelaku sempat mengancam satpam gedung dengan menggunakan palu.

"Jadi setelah kita periksa saksi dan pelaku tidak ada senjata tajam. Kita temukan tadi palu, handuk yang terbakar, meja terbakar. Dia hanya mengancam saksi 'awas jangan mendekat' sambil mengangkat palu," kata Ernis.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan juga 'Penjual Jamu di Garut Dibunuh Suami':

[Gambas:Video 20detik]