ADVERTISEMENT

Kasus Wasit Futsal Dianiaya, Massa Datangi Polsek Mimika Baru

Aufa Saiman - detikNews
Rabu, 02 Feb 2022 09:58 WIB
Massa datangi Mapolsek Mimika Baru untuk meminta polisi usut penganiayaan wasit fursal.
Foto: Aufa/detikcom
Timika -

Puluhan warga Amungme-Kamoro menggeruduk Mapolsek Mimika Baru, Jl C Heatubun Timika-Papua. Massa meminta polisi mengusut kasus pengeroyokan wasit futsal oleh salah satu tim saat memimpin pertandingan.

"Wasit ini adalah aset kami orang Papua, wasit terbaik, kami akan mendukung penuh proses hukum, tampa perdamaian," kata juru bicara Organisasi Kaum Intelektual Amungme-Kamoro, Yohanis Kemong, saat ditemui di Mapolsek Mimika Baru, Rabu (2/2/22).

Sementara itu, Kanit Reserse dan Kriminal Polsek Mimika Baru Ipda Yusran telah memanggil kedua belah pihak. Menurut Yusran, korban tetap ingin kasus tersebut berlanjut.

"Ini kasus kan sudah viral, sudah menjadi perhatian, tadi kami melakukan mediasi, mendengar dari kedua belah pihak, dari pihak korban mau kasus ini tetap dilanjutkan ke proses hukum, sehingga kami akan mempersiapkan untuk tahapan hukum," Kata Yusran.

Yusran menambahkan beberapa saksi akan diperiksa. Yusran menyebut, dalam waktu 1x24 jam, akan ada tersangka.

"Karena pelakunya lebih dari satu pasal yang dikenakan Pasal 170," tambah Yusran.

Sementara itu, salah satu pemain Club Nusantara, Jekson, dalam pertemuan, mengakui kesalahannya telah melakukan pemukulan.

"Kami minta maaf atas kejadian pemukulan, kami mengaku salah, " kata Jekson.

Diketahui, peristiwa itu terjadi pada Minggu (30/1) kemarin. Wasit bernama Marselus Kelanangame (32) menjadi korban pemukulan pemain futsal saat pertandingan yang digelar DPPU Pertamina Timika. Tim yang bertanding saat itu adalah Tim Amor melawan Tim Nusantara. Marselus diduga dianiaya pemain dari Tim Nusantara.

KONI Mimika mengatakan saat itu pertandingan tengah berjalan pada 1 menit terakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Amor.

Kala itu Tim Futsal Nusantara FC melakukan pelanggaran dengan mendekap pemain Amor dari belakang. Maka wasit meniup pluit terjadi pelanggaran.

Namun salah satu pemain Nusantara justru memasukkan bola ke gawang Amor. Beberapa pemain Nusantara mengejar wasit dan memukul wajah wasit karena tak terima gol dianulir.

Lihat juga video 'Rusuh Final Liga 3 Sulsel-Wasit Dikeroyok, 10 Saksi Diperiksa!':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/aik)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT