KSP: Presiden Jokowi Minta Obat Telemedisin Tiba dalam Hitungan Jam

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 02 Feb 2022 08:57 WIB
Obat COVID-19
Foto Ilustrasi (Fuad Hashim/detikcom)
Jakarta -

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Abraham Wirotomo menyampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti soal keterlambatan distribusi obat telemedisin bagi pasien COVID-19. Presiden ingin pasien isolasi mandiri COVID-19 cepat menerima obat.

KSP telah mendapat laporan adanya keluhan soal distribusi obat telemedisin. Temuan itu lalu disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko langsung kepada Presiden.

"Bapak Presiden memerintahkan untuk memeriksa penyebabnya kenapa dan memastikan obat bisa tiba dalam hitungan jam," tegas Abraham, dalam keterangannya, Rabu (2/1/2022).

Abraham mengatakan Presiden Jokowi sangat detail memastikan kesiapan penanganan pandemi. Kesiapan bukan hanya dari aspek kesehatan dan ekonomi.

"Selain dari aspek kesehatan, bapak Presiden juga sangat fokus pada ekonomi, pendidikan, dan keamanan. Intinya, Presiden selalu mengharapkan yang namanya pelayanan kepada masyarakat harus selalu diperhatikan," sambungnya.

Soal Obat Telemedisin

Telemedisin merupakan layanan medis online untuk mendapat pelayanan kesehatan dari jarak jauh. Layanan itu disediakan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bagi pasien virus Corona (COVID-19) yang isolasi mandiri.

Pasien bisa berkonsultasi online dan mendapat paket obat secara gratis melalui layanan itu. Syaratnya, pasien harus melakukan tes PCR lebih dulu di laboratorium yang telah terafiliasi dengan sistem New All Record (NAR) milik Kementerian Kesehatan.

Lihat juga video 'Cerita Ketua Umum PB IDI Sempat Di-bully Gegara Dukung Telemedisin':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/idn)