ADVERTISEMENT

Keberatan Edy Mulyadi Dijawab Polri Sesuai Aturan Perundangan

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 02 Feb 2022 06:38 WIB
Edy Mulyadi memenuhi panggilan polisi untuk diperiksa sebagai saksi di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (31/1/2022).
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Pihak Edy Mulyadi mengaku keberatan terkait penetapan tersangka dan penahanan yang dilakukan oleh Polri. Namun, Polri memastikan penetapan tersangka dan penahanan Edy Mulyadi sudah sesuai aturan perundang-undangan.

Keberatan itu disampaikan oleh Kuasa Hukum tersangka Edy Mulyadi, Herman Kadir. Dia keberatan terkait penahanan terhadap kliennya lantaran Polri belum memeriksa Edy sebagai tersangka.

"Kami keberatan karena BAP (Berita Acara Pemeriksaan) belum diperiksa, sebagai tersangka belum diperiksa," kata Herman, saat dihubungi, Senin (31/1).

Herman menyebut kliennya baru akan diperiksa pada Rabu (2/2). Pihak kepolisian pun telah menjadwalkan pemeriksaan itu.

"Kita keberatan mau BAP hari ini juga. Kita keberatan. Akhirnya, kita minta tunda, saya bilang, tunda hari Selasa. Tapi karena waktu libur, akhirnya hari Rabu. Hari Rabu pukul 10.00 WIB BAP-nya," katanya.

Hermat menuding Polisi menyalahi aturan terkait penahanan tersangka tanpa di-BAP. Dia beranggapan polisi lalai karena menahan Edy Mulyadi.

"Melangar KUHAP, seseorang bisa ditahan itu kalau ditetapkan tersangka dan sudah di-BAP. Kalau nggak, ya nggak bisa," katanya.

Simak video 'Perjalanan Edy Mulyadi 'Jin Buang Anak' yang Berakhir di Sel':

[Gambas:Video 20detik]



Simak respons Polri di halaman berikutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT