ADVERTISEMENT

Hitamnya Hitam

Gegara Dilecehkan Ayahnya, Bocah Ini Jadi Pembunuh Berantai

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 30 Jan 2022 17:42 WIB
Ilustrasi Pembunuhan
Foto ilustrasi pembunuhan. (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Ada beberapa orang yang jadi pembunuh berantai karena pengalaman masa kecilnya. Salah satu orang itu adalah Thomas Quick.

Dilansir dari Murderpedia, Thomas Quick lahir di Sture Bergwall, Korsnäs, Swedia, pada 1950. Dia dikenal sebagai seorang penganiaya anak dan pembunuh berantai, dengan lebih dari 30 kasus pembunuhan (walaupun hanya delapan kasus yang masuk persidangan).

Dia mengaku melakukan pembunuhan dan pemerkosaan, dengan korban terutama laki-laki di Swedia dan Norwegia. Dia menjadi pembunuh sejak berusia 14 tahun. Usai melakukan pembunuhan pertama, dia mengubah namanya, mengadaptasi nama depan dari nama korban pertamanya, Thomas Blomgren, dan nama keluarga Quick, nama gadis ibunya.

Pernah Dilecehkan Ayahnya

Menurut buku otobiografinya, ia pernah dilecehkan oleh ayahnya sendiri. Pengalaman inilah yang berpengaruh pada perkembangan psikologisnya, hingga akhirnya mendorongnya menjadi seorang pembunuh.

Pelarian Quick berakhir usai ditangkap pada 1990 karena mencoba merampok bank di Falun, Swedia.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT