Cak Imin Buka Suara soal Prabowo-Muhaimin Mencuat di Pilpres 2024

Eva Safitri - detikNews
Sabtu, 29 Jan 2022 09:51 WIB
Jakarta -

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) buka suara soal mencuatnya deklarasi Prabowo-Muhaimin untuk Pilpres 2024. Cak Imin menilai pihaknya terbuka terhadap siapa pun tokoh yang muncul.

"Ya pada dasarnya kita sangat terbuka ya, Pak Prabowo dengan semua nama-nama yang muncul apalagi hampir semua yang muncul hari ini dan sudah punya kedekatan dengan koalisi pemerintahan, maupun hubungan yang baik," kata Cak Imin di Halmahera Selatan, Maluku Utara, Sabtu (29/1/2022).

Cak Imin mengatakan pihaknya menjalin hubungan baik dengan Gerindra saat ini. Tapi itu masih berupa penjajakan dan membaca peluang-peluang yang ada.

"Saya kan tiap hari sama Gerindra sama Pak Dasco ya intensiflah membaca peluang, tapi belum sampai ke kesimpulan," ujarnya.

"Kita masih menghitung peluang kekuatan bersama efektif atau tidak, kemudian akseptabilitas masyarakat kayak apa. Kedua, kecocokan beberapa pihak," lanjutnya.

Begitu juga yang dilakukan Cak Imin dengan partai lain. Dia mengatakan komunikasi sudah terjalin namun belum ada sinyal resmi.

"Baru mulai Januari ini agak intensif komunikasi diskusi diskusi, tapi semua belum," ujarnya.

Cak Imin mengatakan tidak ada karakteristik resmi untuk berkoalisi. Dia menegaskan semua parpol memiliki peluang yang sama.

"Jadi semua terbuka ya, misalnya agamis. Sebab, koalisi di Indonesia ini kan sebetulnya tidak ada oposisi yang bertabrakan, semua-sama dalam satu bingkai yang sama sehingga peluangnya kan sama, ada yang ideologi yang berseberangan total," ujarnya.

"Irisannya kalau nggak nasionalis agamis, koalisi pemerintahan yang lama, irisannya dengan itu, misalnya saya dengan Golkar sama-sama pendukung Pak Jokowi dengan PDIP juga punya histori lama, dengan Pak Prabowo juga punya kedekatan lama ya, so far peluangnya sama," lanjut Cak Imin.

Untuk diketahui, ratusan orang yang tergabung dalam Barisan Prabowo Gus Muhaimin mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar untuk maju sebagai pasangan calon di Pilpres 2024. Pasangan ini dinilai cocok untuk menjadi pemimpin masa depan Indonesia.

Deklarasi yang dihadiri ratusan orang ini digelar di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu (12/1/2022). Sebuah spanduk yang memampang foto Prabowo dan Muhaimin turut mewarnai acara deklarasi tersebut. Sejak berdeklarasi, mereka mulai mensosialisasikan pasangan tersebut kepada publik.

"Bagi kami, 2024 itu sekarang, makanya barisan Prabowo-Muhaimin terus bergerak," ujar Ketua Koordinator Barisan Prabowo-Muhaimin Rahmad Ari Andi kepada wartawan, Sabtu (22/1/2022).

Bentuk sosialisasi dilakukan melalui media sosial hingga billboard yang dipasang di sejumlah titik di Bandung. Bahkan ada beberapa poster yang dipasang di angkutan kota (angkot). Menurut Rahmad, hal tersebut merupakan inisiatif sendiri dari para relawan.

"Itu inisiatif relawan, memang beberapa waktu yang lalu ada yang minta didesain billboard. Tentu kami bahagia ternyata sudah ada terpasang di beberapa titik di Kota Bandung," tutur dia.

Rahmad mengklaim gerilya relawan ini dilakukan lantaran harapan besar relawan untuk Prabowo-Muhaimin bisa menjadi capres-cawapres kelak. Sebab, kata dia, para relawan menilai Prabowo-Muhaimin merupakan komposisi yang cocok untuk memimpin bangsa.

"Harapan masyarakat kepada Pak Prabowo untuk maju di perhelatan demokrasi sangat tinggi. Apalagi dipadukan dengan Pak Muhaimin," tuturnya.

"Untuknya harapan kami, mereka berpasangan maju, apalagi mereka punya basic yang berbeda tapi jika digabungkan menjadi satu kebutuhan untuk NKRI ini," dia menambahkan.

(eva/yld)