Jokowi Minta Tak Panik soal Omicron, Kurangi Aktivitas Tak Perlu

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Jumat, 28 Jan 2022 17:24 WIB
Jokowi Tegaskan Ogah Ekspor Bahan Mentah: RI Kaya Mineral
Foto: Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkirakan jumlah kasus COVID-19 akan terus meningkat. Jokowi mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik.

"Saya minta Bapak, Ibu, Saudara-saudara sekalian tetap tenang, tidak panik," kata Jokowi dalam jumpa pers, Jumat (28/1/2022).

Jokowi mengimbau masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan (prokes). Dia juga mengajak masyarakat mengurangi aktivitas yang tidak perlu dan tetap menjaga kesehatan agar imunitas tetap meningkat.

"Laksanakan selalu protokol kesehatan, kurangi aktivitas yang tidak perlu. Saya mengajak Saudara-saudara sekalian menjaga kesehatan diri masing-masing sebaik-baiknya untuk meningkatkan imunitas," katanya.

"Semoga kita semua dalam lindungan Tuhan yang Maha Esa," imbuhnya.

Dalam pernyataan pers itu, Jokowi juga bicara tentang lonjakan kasus harian Corona yang sedang terjadi. Kasus diprediksi masih akan naik.

"Saat ini kita menghadapi lonjakan kasus harian COVID, utamanya varian Omicron, dan kenaikan ini diperkirakan masih akan terus meningkat dalam beberapa minggu ke depan," kata Jokowi.

Jokowi menegaskan pemerintah sudah melakukan berbagai persiapan menghadapi lonjakan ini. Persiapan juga disesuaikan dengan karakter varian Omicron.

"Tak semua kasus COVID Omicron membutuhkan layanan langsung karena gejalanya tidak membahayakan. Yang paling penting meminimalkan kontak. Ini akan mencegah penyebaran yang lebih luas," ucapnya.

Simak video 'Jokowi Sarankan Pasien Covid-19 Isoman Bila Tak Bergejala':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/imk)