Kantor Pinjol di Jakut Digerebek, 26 Karyawan Plus Manajer Dibawa Polisi

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 28 Jan 2022 14:09 WIB
Pinjaman online abal-abal
Pinjaman online abal-abal (Fauzan Kamil/detikcom)
Jakarta -

Polisi kembali melakukan penindakan terkait kantor pinjaman online (pinjol) ilegal. Setelah di PIK, polisi kini menggerebek kantor pinjol di Penjaringan, Jakarta Utara.

Penggerebekan itu dilakukan Tim Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara pada Kamis (27/1) malam. Total ada 27 orang yang diamankan polisi dari kantor pinjol tersebut.

"Yang kita amankan ada 27 orang. Itu ada karyawan sama manajer ya," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Dwi Prasetyo saat dihubungi, Jumat (28/1/2022).

Dwi mengatakan tidak ada nama yang tertera dari kantor pinjol ilegal tersebut. Kantor itu berada di sebuah bangunan ruko.

Dari hasil pemeriksaan awal, kantor pinjol ilegal tersebut beroperasi sejak awal bulan ini. Kantor pinjol tersebut mengelola empat aplikasi fintech.

Lebih lanjut Dwi mengatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendalami legalitas aplikasi pinjol tersebut.

"Ini kan masih pemeriksaan lebih dalam lagi. Kita lagi koordinasi sama OJK juga untuk melihat mana aplikasi-aplikasi yang ilegal," katanya.

Sementara itu, 27 orang yang diamankan semalam itu masih diperiksa intensif oleh penyidik. Sejauh ini polisi belum menetapkan siapa tersangkanya.

"Kita ada waktu 1x24 jam untuk pemeriksaan nanti kita sampaikan," pungkas Dwi.

Simak video 'Pemasok Dana Pinjol Ilegal di PIK 2 Kini Sedang Diincar Polisi':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mei)