KPK Panggil Istri Alex Noerdin di Kasus Suap Bupati Musi Banyuasin

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Jumat, 28 Jan 2022 11:52 WIB
Film dokumenter KPK Endgame ditonton oleh pegawai tak lolow TWK.
Ilustrasi gedung KPK (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

KPK memanggil Sri Eliza, istri dari mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin. Sri Eliza akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa infrastruktur yang menjerat anaknya, yakni Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin (DRA).

"Hari ini (28/1) pemeriksaan saksi TPK pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Musi Banyuasin tahun anggaran 2021, untuk tersangka DRA, atas nama Sri Eliza," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Jumat (28/1/2022).

Selain Sri Eliza, KPK juga memanggil Direktur Utama PT Gajah Mada Sarana Herry Zaman, Komisaris PT Perdana Abadi Perkasa, Kabid Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin Irfan, dan Manager SDM PT Gajah Mada Sarana Akbar Ramadhan.

Kemudian, KPK memanggil M Nopriansyah dan Ahmad Sadad dari pihak swasta. Pemeriksaan dilakukan di Satbrimobda Sumatera Selatan.

"Pemeriksaan dilakukan di Satbrimobda Sumatera Selatan," kata Ali.

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin menjadi tersangka suap berkaitan dengan suap pengadaan barang dan jasa infrastruktur. Dodi langsung ditahan di Rutan KPK Kavling C1.

"Setelah dilakukan pengumpulan berbagai bahan keterangan terkait dugaan tindak pidana korupsi yang dimaksud, KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan 4 tersangka," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (16/10).

Berikut ini daftar tersangka dari OTT KPK di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan:

Penerima suap:

1. Dodi Reza Alex Noerdin (DRA) Bupati Musi Banyuasin periode 2017-2022
2. Herman Mayori (HM) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin
3. Eddi Umari (EU) Kepala Bidang SDA/PPK Dinas PUPR Kabupaten Musi Banyuasin

Pemberi suap:

4. Suhandy (SUH), swasta, Direktur PT Selaras Simpati Nusantara

Tersangka pemberi suap Suhandy akan disangkakan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Sedangkan para penerima suap Dodi dkk disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Istri Alex Noerdin Dicecar Barbuk Rp 1,5 M

KPK telah memeriksa Eliza Alex Noerdin sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Muba tahun anggaran 2021. Eliza dicecar KPK soal barang bukti berupa Rp 1,5 miliar saat operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Dodi Reza Alex Noerdin selaku Bupati Muba.

"Eliza Alex Noerdin (ibu rumah tangga) hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan barang bukti yang ditemukan saat tim KPK mengamankan tersangka DRA disalah satu lobi hotel di Jakarta," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (8/12).

Uang Rp 1,5 miliar itu ditemukan tim penyidik di dalam tas merah dari ajudan Dodi Alex. Pada kesempatan yang sama, ajudan Dodi Alex, Mursyid, juga diperiksa sebagai saksi dan didalami soal adanya aliran dana terkait perkara ini.

"Mursyid (ajudan Bupati Musi Banyuasin) hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan adanya aliran sejumlah uang dari beberapa pihak swasta sebagai bentuk fee proyek untuk tersangka DRA dkk," kata Ali.

(whn/drg)