Cek Bendungan di Kaltim, Bamsoet Yakin Air Bersih di IKN Baru Terpenuhi

Erika Dyah - detikNews
Kamis, 27 Jan 2022 20:43 WIB
MPR Cek Bendungan Sepaku Semoi
Foto: MPR RI
Jakarta -

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo meninjau progres pembangunan Bendungan Sepaku Semoi, di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Ia mengungkap konstruksi bendungan yang ditargetkan selesai pada Desember 2023 ini mulai dibangun sejak Juli 2020 dan kini progres fisiknya telah mencapai lebih dari 30%.

"Bendungan ini bisa memenuhi kebutuhan air bersih di Kalimantan Timur sekaligus juga Ibu Kota Nusantara (IKN) karena mampu menyiapkan air baku mencapai 2.500 liter/detik serta mereduksi banjir sekitar 53 persen," jelas Bamsoet dalam keterangannya, Kamis (27/1/2022).

Bamsoet merinci spesifikasi teknis bendungan ini memiliki total kapasitas daya tampung mencapai 10,06 juta m3, luas genangan 280 Ha, tipe bendungan urugan tanah homogen, tinggi bendungan 25 meter dari pondasi, panjang bendungan 450 meter, dan lebar mercu 60 meter.

Ia pun mengungkap pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR juga telah menyiapkan sumber air bersih lainnya dari Bendungan Batu Lepek. Adapun bendungan ini berlokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara. Tak hanya itu, pemerintah juga telah membangun intake dari Sungai Sepaku dengan kapasitas 3.000 liter per detik.

"Melengkapi berbagai infrastruktur yang selama ini menjadi sumber pengambilan air bersih di Kalimantan Timur," ujarnya.

Bamsoet memaparkan sejumlah sumber pengambilan air bersih yang ada, antara lain Bendungan Manggar di Balikpapan dengan kapasitas tampung 14,2 juta m3, Bendungan Teritip di Balikpapan (2,43 juta m3), Embung Aji Raden di Balikpapan (0,49 juta m3), Bendungan Samboja di Kutai Kartanegara (5,09 juta m3), Intake Kalhol Sungai Mahakam (0,02 juta m3), dan Bendungan Lempake di Samarinda (0,67 juta m3).

Lebih lanjut, ia mengatakan secara keseluruhan akan ada 14 bendungan yang disiapkan untuk penyediaan air bersih di IKN dan Kalimantan Timur pada umumnya.

Menurutnya, ketika seluruhnya selesai, akan tersedia sumber air bersih berlimpah yang mampu menopang kebutuhan lebih dari 24 juta penduduk Kalimantan Timur dengan proyeksi jumlah penduduk IKN mencapai 4,5 hingga 6 juta jiwa.

"Selain bendungan, akses tol dari Balikpapan-Samarinda yang tersambung ke IKN juga akan dibangun oleh Kementerian PUPR. Salah satunya dengan menggunakan teknologi tol bawah laut untuk menyeberangi Teluk Balikpapan menuju IKN. Sehingga tidak merusak hutan dan ekosistem lingkungan di sekitarnya," terang Bamsoet.

"Keberadaan jalan tol akan memangkas waktu tempuh Bandara Balikpapan - IKN yang semula 1,5 jam, hanya menjadi sekitar 30 menit," pungkasnya.

Sebagai informasi, Bamsoet meninjau bendungan ini bersama para Wakil Ketua MPR RI, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, serta Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara.

Adapun Wakil Ketua MPR RI yang hadir antara lain Ahmad Basarah, Ahmad Muzani, Lestari Moerdijat, Jazilul Fawaid, Arsul Sani, dan Fadel Muhammad. Hadir pula Wakil Gubernur Kaltim Gadi Mulyadi, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Teguh Pujo Rumekso, Kapolda Kaltim Irjen Imam Sugianto, dan Plt Bupati Penajam Paser Utara Hamdam.

Simak juga video 'Faisal Basri Curiga Ada Bagi Jatah Konsesi di IKN, PDIP: Kita Bagi Konsepsi':

[Gambas:Video 20detik]



(ncm/ega)