Bamsoet Ajak Mahasiswa Sukseskan Program Pemberdayaan Masyarakat Desa

Erika Dyah - detikNews
Rabu, 26 Jan 2022 22:09 WIB
MPR
Foto: Dok. MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo mengajak Badan Pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi Universitas Trisakti menyukseskan program Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin. Adapun program yang dimaksud ialah pemberdayaan masyarakat pedesaan melalui Desa Wisata Agro (DEWA), Desa Wisata Industri (DEWI), dan Desa Digital (DEDI).

Ia menjelaskan, program ini berkolaborasi dengan badan usaha milik desa (BUMDes). Diketahui, program pemberdayaan ini memanfaatkan pagu dana desa yang dalam APBN 2022 mencapai Rp 68 triliun untuk disalurkan kepada 74.961 desa di 434 kabupaten/kota se-Indonesia.

"Sawah, gunung, laut, dan bentangan keindahan alam lainnya, bisa dimanfaatkan setiap desa untuk mengembangkan DEWA, DEWI, dan DEDI. Sehingga akan memberikan efek luar biasa dalam menyerap tenaga kerja dan mendatangkan pemasukan bagi masyarakat sekitar pedesaan," jelas Bamsoet dalam keterangannya, Senin (26/1/2022).

Bamsoet menilai pengelolaan dana desa secara tepat sasaran melalui BUMDes dengan menciptakan DEWA, DEWI, dan DEDI bisa mendorong percepatan Indonesia keluar dari garis kemiskinan ekstrem. Mengingat dari persentase penduduk miskin Indonesia yang mencapai 10,14 persen atau sebanyak 27,54 juta orang.

Ia menjelaskan, dari jumlah tersebut persentase penduduk miskin di perkotaan hanya 7,89 persen. Sedangkan di pedesaan mencapai 13,10 persen.

"Pemerintah menargetkan, pengentasan kemiskinan ekstrem pada 2022 ditargetkan di 138 Kabupaten/Kota pada 29.632 desa. Sementara pada tahun 2023 bakal dilaksanakan pada 261 Kabupaten/Kota untuk 37.523 desa," ujarnya.

Dalam pertemuannya dengan mahasiswa Universitas Trisakti ini, ia pun mendorong diadakannya Lomba Kreasi UMKM antar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di DKI Jakarta dan sekitarnya.

Menurutnya, kegiatan ini dapat mendorong minat kreasi mahasiswa untuk menjadi bagian dari penggerak UMKM dalam memajukan perekonomian nasional. Sekaligus mendorong agar mahasiswa bisa terlibat aktif dalam mendigitalisasikan UMKM yang ada di Indonesia.

"Data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) pada Maret 2021 mencatat jumlah UMKM sudah mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto sebesar 61,07 persen atau senilai Rp 8.573,89 triliun," papar Bamsoet.

Ia menambahkan, UMKM mampu menyerap 97 persen dari total tenaga kerja Indonesia, serta menghimpun 60,42 persen dari total investasi di Indonesia.

"Namun jumlah UMKM yang sudah terdigitalisasi, per November 2021, baru berjumlah 16,4 juta. Karenanya butuh sentuhan dari para mahasiswa yang merupakan kaum terpelajar, yang memiliki kreativitas dan inovasi tanpa batas," terangnya.

Sebagai informasi, pertemuan ini turut dihadiri oleh perwakilan Badan Pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi Universitas Trisakti yang terdiri dari Ketua Umum Mohammad Rahul Farhan, Sekretaris Umum Ryan Abi, Wakil Bendahara Umum Ananda Arief Setiawan, dan Ketua Bidang Ardin Ardiansyah.

(akn/ega)