Kapolres soal Polisi Pemerkosa Mahasiswi: Kalau Boleh Saya Tembak Kepalanya

Muhammad Risanta - detikNews
Kamis, 27 Jan 2022 19:55 WIB
Demo mahasiswa ULM Banjarmasin gegara polisi pemerkosa mahasiswi divonis ringan (detikcom/Muhammad Risanta)
Demo mahasiswa ULM Banjarmasin gegara polisi pemerkosa mahasiswi divonis ringan. (detikcom/Muhammad Risanta)
Banjarmasin -

Kapolresta Banjarmasin Kombes Sabana Armojo Martosumito menemui mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang menggeruduk kantor Kejati Kalsel gara-gara Bripka Bayu Tamtomo, oknum polisi narkoba yang memperkosa mahasiswi, hanya divonis 2 tahun 6 bulan bui. Kombes Sabana mengatakan ke mahasiswa andai bisa dia akan menembak kepala Bripka Bayu sebagai hukuman pemerkosaan.

Pantauan detikcom, Kamis (27/1/2022), ratusan mahasiswa awalnya berunjuk rasa di depan kantor Kejati Kalsel, Jalan DI Pandjaitan. Massa dilarang masuk ke area kantor Kejaksaan.

Selanjutnya massa aksi menggelar aksi di depan kantor Kejati Kalsel yang diwarnai teatrikal. Pada sebuah momen, mahasiswa berteriak-teriak 'mana polisinya' sehingga Kombes Sabana maju menemui massa.

"Sudah diberhentikan secara tidak hormat (PTDH) dan ia minta banding tetap kita tolak dan berhentikan secara tidak hormat," katanya saat menemui massa aksi.

Pada momen selanjutnya, Kombes Sabana mengaku dia sendiri akan menembak kepala Bripka Bayu jika ada aturan yang memperbolehkan. Hal itu ia sampaikan untuk menunjukkan pihaknya juga berpihak kepada korban.

"Bahkan kalau ada UU-nya (undang-undang) boleh menembak, saya tembak kepalanya," katanya.

Selebihnya, Kombes Sabana kembali menegaskan soal PTDH ke Bripka Bayu. Dia mengaku siap mempertaruhkan jabatan.

"Dan saya pastikan di-PTDH, kalau tidak saya bersedia mengundurkan diri amanah jabatan yang saya pegang," katanya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya