PDIP Respons Desakan Pecat Arteria: Sudah Disanksi Peringatan Berat

Nahda Rizki Utami - detikNews
Kamis, 27 Jan 2022 15:52 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di DPP PDIP Menteng, Jakarta
Hasto Kristiyanto (Nahda Rizki Utami/detikcom)
Jakarta -

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menanggapi desakan pemecatan anggota DPR F-PDIP Arteria Dahlan. Hasto mengatakan partainya telah memberikan sanksi kepada Arteria.

Hasto menyebutkan Arteria sudah mendapatkan sanksi peringatan berat dari PDIP. Arteria juga menyatakan permohonan maaf dan mengaku menyesal atas perbuatannya.

"Dari partai tanggapannya sudah sangat jelas. Saya sudah bertemu dengan Bapak Arteria Dahlan bersama dengan Ketua DPP Bidang Kehormatan, yang bersangkutan menyatakan permohonan maaf setulus-tulusnya," kata Hasto di DPP PDIP, Kamis, (27/1/2022).

"Kemudian juga menyatakan penyesalannya sedalam-dalamnya dan kemudian partai juga sudah memberikan sanksi peringatan berat," sambungnya.

Menurut Hasto, hal ini menjadi pelajaran bagi Arteria dan seluruh kader meskipun apa yang disampaikan Arteria dalam kapasitasnya pribadi.

"Ini menjadi pelajaran yang begitu berharga bagi Saudara Arteria Dahlan. Seluruh kader partai juga mengambil pelajaran hal tersebut, meskipun apa yang disampaikan oleh Pak Arteria dalam kapasitas dia sebagai pribadi," jelas Hasto.

Diketahui sebelumnya, massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Komunitas Budaya Jawa Barat menggelar demo di depan gedung DPR RI. Massa aksi yang terdiri atas masyarakat Sunda Karawang, Bogor, Depok, dan Sumedang, menuntut anggota DPR F-PDIP Arteria Dahlan dipecat.

Pantauan detikcom di lokasi pukul 12.00 WIB, Kamis (27/1/2022), terlihat massa berkumpul di depan gedung DPR RI. Mereka terlihat memakai baju hitam dan atribut Sunda lainnya.

Koordinator Lapangan Aliansi Sunda Karawang, Nace Permana, mengatakan massa yang akan melakukan aksi terdiri atas masyarakat Sunda di daerah Bogor, Karawang, Sumedang, dan Depok.

"Kita minta Arteria Dahlan untuk dipecat, karena kami merasa sakit hati atas arogansinya," kata Nace saat ditemui dilokasi.

Simak Video 'Lagi, Masyarakat Sunda Datangi DPR Minta Arteria Dipecat dan Dipenjara!':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/lir)