KPK Soal MINI Cooper Hadiah Ultah Anak Bupati Langkat: Info Menarik

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Kamis, 27 Jan 2022 14:48 WIB
Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin terjaring OTT KPK. Ia pun telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini ditahan KPK.
Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Jakarta -

KPK mulai menelusuri aliran uang Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin Angin, yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Salah satu informasi yang ditelusuri KPK adalah mengenai aliran uang Terbit Rencana ke keluarganya.

Bermula dari viralnya informasi di media sosial mengenai hadiah ulang tahun putri Terbit Rencana, yaitu mobil MINI Cooper. Ditelusuri detikcom, hadiah itu diberikan Terbit Rencana kepada anaknya sewaktu ulang tahun ke-17 pada 2019.

Lalu bagaimana kata KPK?

"Tentu semua informasi ya, semua informasi yang kami terima, baik oleh masyarakat maupun mungkin lewat media, tentu ini menjadi informasi yang menarik buat penyidik kan, tentu akan ditanya, lho ini beli MINI Cooper uangnya dari mana, misalnya kan seperti itu," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (27/1/2022).

Meski demikian, Alex mengaku tidak ingin terburu-buru. Profil Bupati Terbit Rencana selaku pengusaha juga akan menjadi pertimbangan dalam proses penyidikan.

"Jangan lupa juga bahwa Bupati Langkat ini kan juga seorang pengusaha ya, kemudian punya kebun luas, kan seperti itu kan. Kita lihat kalau misalnya nanti dia, kalau ini dari hasil kebun, tentu semua harus kita telusuri, kita bandingkan. Kalau memang itu uang yang digunakan untuk membeli mobil itu dari uang legal-sah dan hasil usaha, kita harus fair juga, ya kan," tuturnya.

"Tetapi prinsipnya semua harus jelas ya, dari mana yang bersangkutan mendapatkan kekayaan dan untuk apa saja, gitu. Saya kira itu," imbuhnya.

Diketahui, Bupati Langkat terkena operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Langkat. Beberapa orang diamankan, termasuk Bupati Langkat Terbit Rencana.

KPK mengungkap Terbit Rencana mengatur fee dari paket pengerjaan proyek. Paket proyek itu dibuat sejak 2020. Terbit Rencana bekerja sama dengan saudara dan sejumlah jajaran yang disebut orang kepercayaannya dalam membuat paket proyek.

Selain Terbit Rencana, KPK menetapkan lima tersangka lain. Satu orang sebagai pemberi dan lima lainnya sebagai penerima.

Pemberi:
1. MR (Muara Perangin Angin) selaku swasta

Diduga penerima:

1. TRP (Terbit Rencana Perangin Angin) selaku Bupati Langkat
2. ISK (Iskandar PA) selaku Kepala Desa Balai Kasih atau kakak kandung Terbit Rencana
3. MSA (Marcos Surya Abdi) selaku swasta/kontraktor
4. SC (Shuhanda Citra) selaku swasta/kontraktor
5. IS (Isfi Syahfitra) selaku swasta/kontraktor

Simak Video 'Cari Bukti Lain, KPK Ungkap Penggeledahan di Rumah Bupati Langkat!':

[Gambas:Video 20detik]



(dhn/tor)