detik's Advocate

Pinjam Pinjol Rp 1,4 Juta Cair Rp 800 Ribu dan Diteror, Saya Harus Gimana?

Andi Saputra - detikNews
Kamis, 27 Jan 2022 08:54 WIB
Ilustrasi pinjol
Ilustrasi pinjaman online (pinjol) (Foto: Luthfy Syahban)
Jakarta -

Pinjaman online (Pinjol) ilegal terus diberantas aparat kepolisian, namun ternyata terus tumbuh menyasar warga. Salah satu yang menjebak adalah aplikasi tipu-tipu, penagihan lebih cepat hingga pemotongan dana 30 persenan.

Hal itu menjadi pertanyaan pembaca detik's Advocate yang dikirim ke email: redaksi@detik.com dan di-cc ke andi.saputra@detik.com:

Dengan hormat,

Dengan ini saya CE, ingin mengadukan bahwa saya sudah terjerat dari pinjol ilegal dan saya lampirkan beberapa bukti bahwa penagihannya secara kasar. Selain itu, dan data-data hp kontak saya pun disebar.

Saya mohon bantuannya karena ini awalnya salah saya di mana saya meminjam ini ditipu dari awal. Di mana jangka waktu pengembalian dijanjikan 91 hari dan angka pinjamannya Rp 1.400.000 tapi yang saya terima itu Rp 800ribu dan jangka waktunya hanya 7 hari .

Dan pinjaman ini sudah jatoh tempo dan saya belum bisa bayar karena dananya pun saya belum ada.

Mohon bantuannya karena ini sangat merugikan saya

Terima kasih

Untuk menjawab masalah di atas, tim detik's Advocate meminta pendapat hukum dari Slamet Yuono, SH., MH (Partner pada Kantor Hukum 99 & Rekan). Berikut jawaban lengkapnya:

Kami turut bersimpati atas kejadian yang saudara alami, kejadian serupa banyak juga dialami oleh korban lain, untuk meminimalisir atau menghindari kejadian serupa maka hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum memanfaatkan Pinjaman Online antara lain:

1. Pinjaman dilakukan ketika dalam keadaan mendesak dan digunakan untuk usaha yang produktif serta menimbang tentang kemampuan pengembalian pinjaman;
2. Cek terlebih dahulu di situs OJK, untuk mengetahui Fintech P2P Lending yang berizin (melansir dari website www.ojk.go.id disampaikan sampai dengan tanggal 3 Januari 2022, total jumlah penyelenggara fintech peer-to-peer lending atau fintech lending yang berizin di OJK adalah sebanyak 103 perusahaan jadi saat ini telah terdapat 103 perusahaan fintech lending yang seluruhnya telah memiliki status berizin);
3. Pelajari perjanjian yang ada khususnya mengenai jangka waktu, bunga, klausula mengenai data pribadi dan biaya administrasi;
4. Jangan mendaftar/mengakses serta memberikan data pribadi untuk pinjam dari pinjol illegal walaupun tawarannya sangat menarik dan syarat mudah.
5. Untuk Fintech Lending berizin OJK data pribadi yang diizinkan untuk diakses adalah camera, microphone dan location (CEMILAN), jika yang diminta lebih dari CEMILAN maka bisa dipastikan pinjol ilegal

Jika hal sebagaimana diuraikan di atas diperhatikan oleh masyarakat maka bukan menjadi hal yang mustahil pinjol ilegal akan menghentikan operasinya karena masyarakat telah "melek pinjol" sehingga lebih berhati-hati dan waspada terhadap jerat pinjaman online ilegal/rentenir online.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya:

Tonton juga Video: Terbongkarnya Pinjol di Jakut Pekerjakan Anak di Bawah Umur

[Gambas:Video 20detik]