Status Anggota FPI Pelaku Bom Filipina Kembali Diungkit di Sidang Munarman

Dwi Andayani - detikNews
Rabu, 26 Jan 2022 20:37 WIB
Kursi terdakwa di pengadilan
Foto: Ari Saputra/detikcom
Jakarta -

Persidangan kasus terorisme dengan terdakwa Munarman, yang juga eks Sekjen FPI, kembali mengungkit soal keanggotaan FPI dari pelaku bom bunuh diri di Filipina. Saksi mengakui mengenal pelaku bom Filipina sebagai anggota FPI.

Jaksa penuntut umum (JPU) bertanya kepada saksi B di persidangan tertutup di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Rabu (26/1/2022).

Saksi yang dihadirkan JPU itu mengenal Rullie Rian Zeke dan Ulfah Handayani, pelaku bom bunuh diri di Filipina usai mengikuti seminar baiat yang dihadiri Munarman.

"Terkait dengan kemarin saksi A menerangkan ada yang nama Rullie Rian Zeke, terus istrinya, Ulfa, ada Rizaldi, terus ada yang terkait pelaku bom Makassar yang disebutkan kemarin, apakah orang-orang ini juga merupakan anggota FPI yang kemudian ikut kajian dengan Ustaz Basri sebelum tanggal 24-25 dan setelah tanggal 24 dan 25?" kata Jaksa.

Saksi B yang mengaku ikuti acara yang disebut pembaiatan ISIS, pada 24 dan 25 Januari 2014. Rullie juga disebut menjadi salah satu panitia acara.

"Ya, mereka adalah keluarga daripada Akbar keluarga dari pada Abdi yang melaksanakan hijrah termasuk Rullie Zeke dan Ulfa melaksanakan hijrah ke Turki kemudian tidak sempat masuk ke Suriah kemudian dideportasi pulang ke Makassar, setelah itu melaksanakan hijrah ke Filipina dan di Filipina dia melaksanakan bom bunuh diri yang ada di gereja katedral nah itu adalah anggota FPI, Rullie Zeke," jawab B.

Pengacara Munarman di persidangan bertanya kepada saksi B. Dari mana saksi mengetahui status keanggotaan FPI Rullie?

Saksi B pun menyebut dirinya mengetahui dari atribut FPI yang digunakan Rullie dan Ulfa. Tanya-jawab soal kartu anggota FPI Rulie pun terjadi antara saksi dan pengacara.

"Tahu dari atribut, Pak," kata B.

"Tau ormas atau bukan dari atribut?" tanya pengacara.

"Iya dari rompi-rompi yang dia pakai," jawab B.

"Pernah nggak liat dari kartu anggota oh si Abdurahman ini FPI liat KTA-nya, pernah liat nggak?" tanya pengacara.

"Saya tidak pernah liat KTA-nya," tutur B.

Pengacara Munarman pun kembali menegaskan pernyataan B yang mengaku mengetahui Rullie sebagai anggota FPI. B mengatakan hal itu ia ketahui dari pengakuan Rullie.

"Saya tanya tadi saudara saksi ditanya oleh yang terhormat jaksa penuntut umum ada Rullie Zeke itu anggota FPI ya yang melakukan pengeboman di Filipina?" ujar pengacara.

"Iya," jawab B.

"Tau dari mana dia anggota FPI?" tanya pengacara.

"Dia menyatakan bahwa dirinya bahwa saya dari FPI waktu datang ke pondok pesantren," jawab B.

Simak video 'Pengacara Munarman Keberatan soal Saksi B Sebut Anggota FPI dari Atribut':

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/aik)