Polisi Ungkap Pria Ditebas-Tangan Nyaris Putus di Manado Minta Jatah Preman

Trisno Mais - detikNews
Rabu, 26 Jan 2022 19:51 WIB
Pelaku duel hingga tangan korban nyaris putus  di Manado ditangkap (dok. istimewa)
Pria berinisial CM (41) di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) dilarikan ke rumah sakit setelah tangannya nyaris putus ditebas saat berduel dengan pria inisial SS (27). Korban dan pelaku sebelumnya saling menantang duel di media sosial.
Manado -

Polisi mengungkap pria berinisial CM (41) di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), yang ditebas tangannya hingga nyaris putus dipicu aksi CM meminta jatah preman ke pelaku, SS (27). Aksi minta jatah preman itu berujung pada CM menantang duel lewat media sosial.

"(Korban minta) jatah preman, sepertinya begitu," kata Kasat Reskrim Polresta Manado Taufik Arifin saat dimintai konfirmasi, Rabu (26/1/2022).

Taufik menjelaskan korban CM awalnya meminta jatah ke pelaku SS yang kemudian menolak permintaan itu dengan alasan hanya punya uang Rp 50 ribu. Tidak percaya pada jawaban SS, CM lantas menggeledah dan menemukan uang Rp 750 ribu di saku SS.

"Dan korban berkata kepada pelaku mulai besok ngana nda usah (tak perlu) datang di Pasar 45," ujarnya.

Pertikaian di Pasar 45 itu tak berhenti di situ karena pelaku dan korban lantas keluar gedung dan langsung saling serang. Korban CM memulai duel dengan cara menikam tangan kanan pelaku menggunakan tombak. Sementara pelaku CS menyerang ke arah kepala, tangan, dan bagian kaki korban dengan parang.

"Barang bukti 1 tombak besi putih milik korban dan 1 pedang katana milik pelaku," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, CM harus dilarikan ke rumah sakit setelah tangannya nyaris putus ditebas saat berduel dengan SS. Sedangkan SS diringkus polisi saat berada di Kota Bitung.

Perkelahian terjadi di kawasan New Bendar, Kota Manado, sekitar pukul 03.15 Wita dini hari tadi. Korban dan pelaku sebelumnya sama-sama menantang duel di media sosial.

"Korban mengirim pesan suara ke pelaku lewat messenger yang isinya ajakan berduel," kata Kasat Reskrim Polresta Manado Taufik Arifin saat dimintai konfirmasi, Rabu (26/1).

Lihat juga video 'Penangkapan Gangster di Tangerang, Ditemukan Barang Bukti Sajam!':

[Gambas:Video 20detik]



(hmw/nvl)