Soal FIR, Legislator Sebut RI Masih Tergantung Singapura Secara Teknis

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Rabu, 26 Jan 2022 13:39 WIB
Farhan.
Politikus NasDem Farhan (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan pemerintah Singapura telah menyepakati perjanjian ruang udara atau flight information region (FIR) di Kepulauan Natuna. Anggota Komisi I DPR Fraksi NasDem Muhammad Farhan menyebut pemerintah RI belum sepenuhnya mengambil alih kendali udara atas deal tersebut.

Farhan mengatakan pengambilalihan ruang udara atau FIR oleh pemerintah RI masih di tataran legal sejauh ini. Sementara, kata dia, RI masih bergantung pada pemerintah Singapura di tataran teknisnya.

"Secara teknis, kita tetap tidak bisa meninggalkan atau mengambil alih begitu saja, tetapi yang penting secara legal sudah ada di Indonesia," kata Muhammad Farhan kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/1/2022).

Secara kedaulatan, katanya, FIR Natuna di tangan Indonesia. "Jadi secara kedaulatan sudah terpenuhi walaupun secara teknis kita masih tergantung pada Singapura," lanjutnya.

Meski begitu, dia menilai pemerintah RI tetap memiliki kewenangan terhadap FIR secara legal dan mendapat pemasukan kas negara atas perjanjian tersebut.

"Jadi, walaupun kita masih menggunakan berbagai macam fasilitas teknis Singapura, setiap penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang ada di situ, itu tetap masuknya sebagai ke kas negara Indonesia," ujarnya.

"Semua teknologi yang digunakan untuk memantau FIR masih menggunakan milik Singapura," kata Farhan ditanya lebih lanjut maksud 'teknis' tersebut.

Untuk diketahui, Indonesia dan Singapura menyepakati perjanjian mengenai flight information region (FIR). Presiden Jokowi mengatakan ruang lingkup Jakarta kini melingkupi seluruh wilayah udara di perairan sekitar Kepulauan Riau (Kepri) dan Kepulauan Natuna.

"Sementara dengan penandatanganan perjanjian FIR, ruang lingkup FIR Jakarta akan melingkupi seluruh wilayah udara teritorial Indonesia. Terutama di perairan sekitar Kepulauan Riau dan Kepulauan Natuna," kata Jokowi dalam pernyataan pers seperti disiarkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (25/1/2022).

Simak Video 'Fakta-fakta Wilayah Udara Natuna yang Dikuasai Singapura Sejak RI Merdeka':

[Gambas:Video 20detik]



(fca/gbr)